Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tanggul Laut Sidomulyo Tuban Kian Terkikis, Puluhan Rumah Warga Terancam Ombak

Andreyan (An) • Kamis, 11 Juni 2026 | 16:49 WIB
Kondisi tanggul penangkal ombak pemukiman warga di RT 03 RW 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban tampak memprihatinkan, kemarin (9/6). (ANDREYAN/RADAR TUBAN)
Kondisi tanggul penangkal ombak pemukiman warga di RT 03 RW 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban tampak memprihatinkan, kemarin (9/6). (ANDREYAN/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN - Kondisi tanggul laut di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, tepatnya di RT 03 RW 04 kian mengkhawatirkan. Jarak tanggul yang terkikis dengan bangunan rumah warga hanya menyisakan beberapa meter.

Umah, 48, warga setempat mengaku sudah lama tidak bisa tidur nyenyak. Namun, dalam beberapa pekan terakhir ini intensitas kecemasannya semakin meningkat. Itu menyusul kondisi tanggul laut di samping rumahnya yang semakin terkikis oleh ombak. 

‘’Kami khawatir kalau ombaknya seperti ini terus, apalagi beberapa hari terakhir air cipratan ombak mulai masuk ke pemukiman,’’ keluh wanita dua anak itu saat ditemui wartawan koran ini pada Selasa (9/6) lalu.

Baca Juga: Tender Jasa Konsultansi Pemkab Tuban Kembali Dikuasai Perusahaan Luar Daerah

Diungkapkan Umah, kurang lebih ada 90 KK yang berada dalam batang-bayang ancaman terkikisnya tanggul laut tersebut.

Namun, sampai saat ini belum ada langkah penanganan secara konkret yang dilakukan pemerintah. Bahkan, fasilitas MCK umum yang sudah terbengkalai sejak Januari 2025 akibat terkikis ombak juga masih mangkrak.

Sanawi, 39, warga lain mengungkapkan, kondisi MCK yang mangkrak hampir dua tahun itu sempat ditinjau oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah. Bahkan, titik-titik kerusakan juga sudah difoto.

‘’Awalnya kami mengira akan segera diperbaiki. Tapi sampai saat ini masih dibiarkan mangkrak,’’ ujarnya.

Akibat tak kunjung diperbaiki tersebut, banyak warga yang akhirnya terpaksa menumpang buang hajat di rumah tetangga, bahkan tak sedikit dari mereka harus buang air besar di tepi laut.

‘’Kami sudah berkali-kali melaporkan tapi belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, ancaman gelombang tinggi diprediksi masih akan terjadi dalam sepekan terakhir di wilayah pesisir Tuban.

‘’Baru wilayah Tuban bagian selatan yang memasuki musim kemarau, sementara wilayah utara masih masuk fase pergantian musim sehingga cuacanya ekstrem,’’ tuturnya.

Berdasarkan pantauan BPBD Tuban, gelombang tinggi yang melanda wilayah Tuban dalam sepekan terakhir mengakibatkan banjir rob di sejumlah titik. Hanya saja, sejauh ini BPBD baru menerima satu laporan, yakni di wilayah Kecamatan Bancar. 

Lebih lanjut, mantan Camat Grabagan itu mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan apabila adanya dampak dari gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

‘’Kami juga meminta agar para nelayan untuk menepi sejenak dari aktivitas di laut, sebab kondisi ombak masih belum bersahabat,’’ pungkasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #ombak #Sidomulyo #tanggul