RADARTUBAN – Hari kedua operasi pencarian nelayan hilang asal Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar terus dikebut oleh tim SAR gabungan, kemarin (12/6). Kendati radius pencarian diperluas, keberadan M Solikhin Aufal, 44, yang dilaporkan hilang saat melaut tak kunjung membuahkan hasil.
Sejak pagi, tim SAR gabungan dari berbagai unsur yang terlibat menyisir perairan utara Kabupaten Tuban. Area pencarian diperluas guna meningkatkan peluang ditemukannya korban ataupun penunjuk yang bisa mengarah pada keberadaan korban.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, operasi pencarian pada hari kedua difokuskan pada titik utara Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bulu, Kecamatan Bancar.
‘’Sebelumnya, pencarian di hari pertama difokuskan pada titik kemungkinan hilangnya korban yakni di utara perairan Brondong, Lamongan. Arus laut berjalan ke barat, oleh karenanya kami fokuskan pencarian di wilayah Bancar,’’ ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Baca Juga: Kronologi Nelayan Bancar Tuban Hilang di Laut, Gelombang Tinggi Diduga Jadi Penyebab
Disampaikan olehnya, proses pencarian juga melibatkan kapal besar milik Basarnas yang difokuskan penyisir perairan utara TPU Bulu dengan radius sejauh 13 mil. Sementara itu, armada perahu karet milik BPBD Tuban dan Satpolairud Polres Tuban fokus menyisir dekat bibir pantai setempat.
Lebih lanjut dituturkan mantan Camat Grabagan itu, kondisi cuaca di perairan utara Tuban cukup mendukung jalannya proses pencarian korban. Namun sayangnya, hingga pukul 17.00 keberadaan korban tak kunjung ditemukan.
"Gelombang di perairan tidak begitu tinggi, cuaca cukup bersahabat. Operasi hari ini (kemarin, Red) masih nihil hasil. Proses pencarian akan kembali dilanjutkan hari berikutnya,’’ terang dia.
Sebelumnya, M Solikhin Aufal dilaporkan hilang saat melaut pada Rabu (10/6). Anak buah kapal (ABK) KM Gunung Baru itu berlayar dari TPI Bulu menuju wilayah perairan Lamongan dan Gresik bersama 27 ABK lainnya pada hari tersebut. Kapal pencari ikan tersebut bertolak dari TPU Bulu menuju wilayah perairan Gresik.
Hilangnya sosok korban baru disadari rekannya saat menjelang pukul 18.00 tepat ketika hendak melaksanakan salat maghrib. Para rekan ABK korban sebelumnya juga melakukan pencarian di perairan setempat yang kondisi gelombang pada saat itu sedang tidak ramah. Hilangnya Solikhin baru dilaporkan BPBD Tuban pada Kamis (11/6) sekitar pukul 10.00. (an/tok)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni