Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tender Sempat Dapat Pemenang, Pembangunan Waduk Jabung Ring Dyke Tuban Mendadak Dibatalkan

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 15 Juni 2026 | 15:25 WIB
Tender pembangunan Waduk Jabung yang diikuti 48 peserta resmi dibatalkan, efisiensi anggaran disebut menjadi penyebab utama penundaan proyek. (RADAR TUBAN)
Tender pembangunan Waduk Jabung yang diikuti 48 peserta resmi dibatalkan, efisiensi anggaran disebut menjadi penyebab utama penundaan proyek. (RADAR TUBAN)

RADARTUBAN - Pembangunan Waduk Jabung Ring Dyke (JRD) lanjutan yang dianggarkan Rp 58,8 miliar oleh Kementerian Pekerjaan Umum dipastikan gagal.

Itu menyusul status tender dalam laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang tertulis batal tender.

Padahal, lelang yang dimulai sejak 2 April lalu itu telah diikuti 48 peserta. Bahkan, juga sudah ditetapkan pemenangnya, yakni PT Bangkit Ampuh Abadi, perusahaan asal Semarang. Namun tidak dilanjut ke proses penandatangan kontrak.

Baca Juga: Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Pembangunan Waduk Jabung Ring Dyke di Widang Terancam Tertunda

Staf Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Fery mengatakan, tender paket pembangunan JRD dinyatakan batal lantaran terkena dampak efisiensi anggaran.

"Tahun ini ada penundaan pembangunan,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski pembangunan tahun ini gagal direalisasikan, lanjut Fery, setiap tahun akan kembali diusulkan. Sebab, pembangunan bendungan di Desa Jabung, Lamongan dan Desa Mlangi, Kecamatan Widang itu merupakan solusi untuk menyelesaikan persoalan banjir di wilayah Tuban selatan.

"Kita berdoa agar tahun depan ada anggaran dari pemerintah sehingga waduk jabung bisa terselesaikan,’’ bebernya.

Lebih lanjut, pihaknya menyebut, saat ini BBWS Bengawan Solo juga proses menyelesaikan 57 bidang tanah yang masih proses penentuan lokasi karena penlok lama sudah habis masa berlakunya. "Semoga saja segera selesai,’’ pungkasnya.

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Tuban Siswanto menyatakan bakal berusaha komunikasi ulang dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memastikan kelanjutan proyek JRD tersebut.

"Dalam waktu dekat kami akan komunikasi lagi dengan BBWS,’’ katanya.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa proyek tersebut sangat ditunggu masyarakat dari Kecamatan Rengel, Plumpang, dan Widang. Sebab, waduk tersebut merupakan muara sungai.

"Jika ada air bah di hulu bisa menampung banjir yang selama ini menggenangi wilayah di tiga kecamatan tersebut,’’ ujarnya, dan karena itu akan terus diperjuangkan. (fud/tok) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #Jabung Ring Dyke #widang #waduk