RADARTUBAN- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dosen Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW).
Bapak Kresna Oktafianto, M.Si. , berhasil terpilih sebagai salah satu peserta dalam program bergengsi Naveen Jindal Young Global Research Fellowship edisi keempat tahun 2026 yang diselenggarakan oleh O.P. Jindal Global University (JGU) , India mulai dari tgl 10 Juni - 7 Juli 2026.
Fellowship yang berlangsung selama satu tahun ini mencakup masa residensi di kampus JGU yang modern dan berstandar internasional.
Selama program, dosen UNIROW ini akan berkolaborasi dengan para profesor dan peneliti dari berbagai negara, mengakses fasilitas riset kelas dunia seperti Global Library, database akademik mutakhir, serta terlibat dalam berbagai sesi interaktif, lokakarya, dan kunjungan budaya.
Baca Juga: Kampus Masa Depan, Unirow Siap Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global
Dalam jadwal program yang tercantum dalam handbook resmi, para fellow mengikuti beragam kegiatan, antara lain:
Orientasi dan pengenalan kampus, Roundtable session tentang tata kelola AI di India,
Workshop metodologi penelitian dan penulisan akademik, Sesi kolaboratif dengan berbagai pusat studi seperti Cyril Shroff Centre for AI, Law & Regulation (CSLAIR) , Centre for Writing and Communication (CWS) , serta Office of Doctoral Studies,
Kunjungan heritage ke Taj Mahal di Agra, Sesi pengembangan diri seperti yoga, olahraga, dan social hour antar fellow.
Rektor Unirow Tuban, Prof. Dr. Warli, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya.
“Keikutsertaan dosen kami dalam program fellowship internasional merupakan bukti nyata komitmen Unirow dalam meningkatkan kapasitas akademik dan riset dosen, khususnya di bidang matematika dan terapannya,’’ tegasnya.
Profesor Warli berharap pengalaman ini dapat memperkaya tri dharma perguruan tinggi, serta membuka peluang kolaborasi riset global.
Sementara itu, Kresna Oktafianto yang juga aktif dalam penelitian bidang matematika terapan, artificial inttelligance, dan analisis data mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya. “Saya sangat berterima kasih kepada Unirow yang telah mendukung penuh partisipasi saya,’’ ujarnya.
Kresna menyampaikan, program ini memberikan kesempatan emas untuk belajar langsung dari para ahli di JGU, membangun jejaring internasional, dan mengintegrasikan pendekatan multidisiplin dalam penelitian matematika.
‘’Tentu, saya berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan prodi dan mahasiswa di Unirow,” kata dia.
Dengan terpilihnya dosen Matematika UNIROW dalam fellowship ini, diharapkan akan semakin banyak dosen dan peneliti muda Indonesia, khususnya dari UNIROW, yang termotivasi untuk mengikuti program serupa di masa mendatang.
Tentang Naveen Jindal Young Global Research Fellowship
Program ini merupakan inisiatif unggulan O.P. Jindal Global University yang dirancang untuk memberdayakan peneliti muda global.
Fellowship menekankan pada kolaborasi interdisipliner, mobilitas penelitian, dan pengembangan kompetensi lintas budaya. Hingga edisi keempat, program ini telah menerima lebih dari 500 aplikasi dari 30 negara dan memilih hampir 80 fellow. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni