Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Wabup Tuban Lantik 12 Pejabat Fungsional, Perkuat Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Tulus Widodo • Rabu, 24 Juni 2026 | 10:32 WIB
Wabup Tuban lantik 12 pejabat fungsional. (tubankab.go.id)
Wabup Tuban lantik 12 pejabat fungsional. (tubankab.go.id)

RADARTUBAN – Upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tuban terus dilakukan. Salah satunya melalui penguatan sumber daya aparatur sipil negara (ASN). 

Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, resmi melantik dan mengambil sumpah 12 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban di Pendapa Krida Manunggal, Selasa (23/6).

Pelantikan yang dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut bukan sekadar agenda seremonial. 

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, keberadaan pejabat fungsional menjadi salah satu pilar penting dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan profesional.

Baca Juga: Pascabencana Angin Puting Beliung Melanda Kecamatan Semanding. BPBD Tuban bersama Pak Wabup Joko Sarwono Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Jabatan Fungsional Jadi Garda Kompetensi

Dalam sambutannya, Joko Sarwono menegaskan bahwa jabatan fungsional merupakan posisi yang menuntut kompetensi teknis dan keahlian khusus sesuai bidang masing-masing.

Karena itu, para pejabat yang dilantik dituntut terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti perkembangan teknologi, memahami perubahan regulasi, serta mampu beradaptasi dengan tantangan baru yang muncul di lingkungan kerja.

“Jabatan fungsional memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegas Joko dilansir dari tubankab.go.id.

 

Peran Strategis untuk Masyarakat

Sebanyak 12 pejabat yang dilantik terdiri dari tiga Administrator Kesehatan, satu Epidemiolog Kesehatan, tiga Perencana, dua Pengawas Bibit Ternak, dan tiga Analis SDM Aparatur.

Masing-masing memiliki peran vital. Tenaga kesehatan menjadi ujung tombak penguatan layanan kesehatan dan pengendalian penyakit. 

Perencana bertanggung jawab mengawal arah pembangunan daerah. 

Sementara Pengawas Bibit Ternak mendukung penyediaan bibit unggul guna memperkuat program swasembada pangan nasional.

Di sisi lain, Analis SDM Aparatur menjadi aktor penting dalam memastikan manajemen ASN berjalan efektif melalui penyusunan kebijakan dan pengembangan sumber daya manusia pemerintahan.

ASN Harus Jadi Teladan

Joko Sarwono juga mengingatkan pentingnya integritas, inovasi, dan etika dalam menjalankan tugas.

“ASN harus menjadi teladan, tidak hanya di lingkungan kerja tetapi juga di tengah masyarakat. Tunjukkan etika, disiplin, dan dedikasi yang baik sehingga dapat menjadi contoh yang positif,” pesan mantan kepala Bappeda itu.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga kualitas aparatur yang menjalankannya. 

Dengan pelantikan ini, Pemkab Tuban berharap lahir energi baru untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#wakil bupati tuban #kabupaten tuban #joko sarwono #Pejabat Fungsional #ASN