Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Karyawan SPPG Tuban Pamer Dapat Rp 300 Ribu Pasca Demo Bela MBG, Berakhir Klarifikasi

M Robit Bilhaq • Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33 WIB
Unggahan media sosial yang menunjukkan tangkapan layar karyawan SPPG pamer Rp 300 ribu pasca demo. (RADAR TUBAN)
Unggahan media sosial yang menunjukkan tangkapan layar karyawan SPPG pamer Rp 300 ribu pasca demo. (RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Aksi damai yang digelar Aliansi Masyarakat Tuban Bersatu untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan gedung DPRD Tuban, Jumat (26/6), menyisakan banyak kejanggalan.

Demo yang awalnya diklaim bakal menghadirkan 10 ribu orang, pantauan di lapangan berkisar sekitar 2 ribu orang saja. 

Tak hanya itu, sebagian besar pendemo ikut aksi dengan kondisi bermasker seolah tidak ingin dikenali wajahnya. Seluruh pendemo juga terlihat menutup rapat mulutnya saat ditanya wartawan, seperti sudah diberi pesan khusus untuk tidak mengatakan apa pun kepada awak media.

Usai demo sekitar 3 jam, media sosial kembali dihebohkan buntut aksi demo.

Baca Juga: Karyawan SPPG Tuban Hanya 6 Ribuan tapi Demo Bela MBG Diklaim Siap Turunkan 10 Ribu Orang

Tim Jawa Pos Radar Tuban menerima kiriman tangkapan layar di status Whatsapp yang memperlihatkan salah satu karyawan SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) yang sekaligus peserta aksi tengah memamerkan uang tunai usai demonstrasi.

Foto tersebut dengan cepat menyebar dan seakan membenarkan spekulasi warganet yang menyebutkan bahwa aksi demo bela program pemerintah tersebut ada yang mendanai.

Dalam unggahan yang beredar, tampak ada salah satu pimpinan SPPG mengirimkan foto pecahan Rp 50 ribu enam lembar di grup Whatsapp SPPG. Terdapat narasi bahwa uang tersebut cair dan dititipkan ke salah satu karyawan SPPG untuk siap dibagikan.

Selanjutnya, seseorang berinisial AT yang merupakan karyawan SPPG di Kecamatan Montong, Tuban itu menjadikan screenshoot percakapannya di Grup Whatsapp itu menjadi status Whatsapp. 

Foto tangkapan layar itu dibumbui dengan caption "Cair sak marungan Alhamdulillah (cair cukup untuk sekali makan di warung Alhamdullah)," tulis dia. 

Dalam tangkapan layar tersebut tertulis waktu gambar itu diambil. Pasca diunggah tim Radar Tuban di media sosial, postingan itu ramai mendapat tanggapan warganet. 

Hingga akhirnya, seseorang karyawan SPPG yang diduga pemilik status Whatsapp itu menghubungi nomor kantor Jawa Pos Radar Tuban untuk mengklarifikasi. 

Dalam klarifikasinya, AT mengatakan bahwa uang yang dia pamerkan bukan hasil dari demo. Melainkan, uang upah untuk pekerja SPPG yang tidak masuk bekerja. 

"Saya yang buat status itu. Saya hanya ingin mengklarifikasi jika uang tersebut tidak uang demo melainkan uang dari relawan yang tidak masuk kerja pak," tulis dia dalam pesan Whatsapp. 

Sebelumnya, ribuan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Tuban Bersatu menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Tuban.

Mereka menyuarakan dukungan agar program MBG yang digagas pemerintah pusat tetap dilanjutkan karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam upaya menekan angka stunting sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Baca Juga: 10 Ribu Orang Bakal Demo Bela MBG dan Kopdes Besok, Lokasinya di Bundaran Patung Letda Sucipto Tuban

Dalam aksi tersebut, massa juga mendorong agar Kabupaten Tuban dapat mengambil peran sebagai penyedia bahan baku program MBG, mulai dari sektor pertanian, perikanan hingga peternakan. Harapannya, keberadaan program tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.

Meski demikian, munculnya foto pamer uang usai aksi membuat sebagian warganet mempertanyakan independensi dan kemurnian gerakan tersebut. Sejumlah komentar di media sosial bahkan menduga aksi tersebut merupakan kegiatan yang sengaja dikondisikan atau bersifat setingan.

Namun, dugaan tersebut masih sebatas opini publik dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sampai berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi baik dari koordinator aksi maupun pihak terkait mengenai viralnya foto tersebut. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #demo #Mbg