RADARTUBAN – Tak selalu membutuhkan dentuman musik keras untuk menarik perhatian ribuan warga.
Di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, kemeriahan justru hadir melalui puluhan miniatur truk sound horeg yang melintas dalam sebuah parade, Sabtu (27/6) malam.
Dengan ukuran hanya beberapa puluh sentimeter, miniatur truk tersebut tampil memukau berkat hiasan lampu warna-warni dan perangkat suara yang tetap nyaman didengar.
Sebanyak 30 miniatur truk sound horeg ikut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Haul Buyut Santri 2026 itu.
Baca Juga: Sound Horeg Dilarang Saat Takbiran, Polres Tuban Tegaskan Aturan
Parade tersebut menghadirkan suasana berbeda dari fenomena sound horeg yang selama ini identik dengan suara keras dan menggelegar.
Di tangan warga Kesamben, konsep itu dikemas menjadi ajang kreativitas yang mengedepankan estetika, inovasi, dan hiburan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat.
Miniatur truk yang berjalan beriringan itu menjadi magnet tersendiri bagi warga. Mereka memadati sepanjang jalur parade untuk menyaksikan detail kendaraan mini yang dirancang menyerupai truk sound horeg dalam ukuran sebenarnya.
Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menunjukkan bagaimana kreativitas masyarakat mampu menghadirkan bentuk baru dalam menikmati sebuah pertunjukan.
Suara yang lebih bersahabat berpadu dengan permainan cahaya menjadikan parade miniatur sound horeg sebagai tontonan unik bagi warga Desa Kesamben dan sekitarnya. (an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama