Respons Cepat Kebocoran Pipa di Letda Sucipto, PDAM Tuban Pulihkan Pasokan Air di 38 Titik

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 14:07 WIB
Tim teknis PDAM bersama pekerja mengatasi kebocoran pipa di Jalan Letda Sucipto. (M. Robit Bilhaq/Radar Tuban)
Tim teknis PDAM bersama pekerja mengatasi kebocoran pipa di Jalan Letda Sucipto. (M. Robit Bilhaq/Radar Tuban)

RADARTUBAN Perumda Tirta Lestari Kabupaten Tuban tanggap terhadap layanan.

Begitu mendapat laporan kebocoran jaringan pipa di salah satu titik Jalan Letda Sucipto kemarin (28/7) pagi, tim teknis perusahaan daerah ini langsung bergerak cepat. Hanya dalam hitungan jam, berhentinya pasokan air ke puluhan titik pelanggan berhasil teratasi.

Direktur Perumda Tirta Lestari Kabupaten Tuban Mokhamad Irwanto menjelaskan, pipa yang mengalami kerusakan merupakan jaringan distribusi berdiameter 300 milimeter. Kebocoran tersebut berdampak pada suplai air bagi pelanggan yang terhubung dengan jaringan distribusi di wilayah Merakurak.

"Sebanyak 38 titik ini merupakan sambungan jaringan perpipaan air yang ikut wilayah Merakurak," ujar Irwanto saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (28/7).

Baca Juga: Listrik PDAM Lhokseumawe Diputus PLN, Pasokan Air untuk 2.401 Rumah Tangga Terancam Serat

Menurut Irwanto, kebocoran dipicu oleh karet packing pada sambungan pipa yang telah aus. Komponen tersebut berfungsi menahan tekanan air, sehingga ketika kondisinya menurun, muncul rembesan yang berkembang menjadi kebocoran cukup signifikan.

Setelah menerima laporan dari petugas lapangan, tim teknis Perumda langsung diterjunkan untuk melakukan perbaikan. Karena posisi pipa berada di bawah saluran selokan, proses pengerjaan cukup menantang. Penggantian komponen yang rusak dapat diselesaikan pada hari yang sama sekitar pukul 15.30 WIB.

Irwanto mengatakan, penanganan cepat dilakukan agar gangguan layanan tidak berlangsung lama. Dengan selesainya perbaikan, distribusi air bersih ke pelanggan mulai kembali berjalan.

Meski demikian, normalisasi tekanan air di jaringan perpipaan masih berlangsung secara bertahap. Kecepatan distribusi dipengaruhi kondisi topografi di masing-masing wilayah.

"Untuk daerah dataran rendah, air bisa langsung terdistribusi dengan lancar. Sementara untuk wilayah yang datarannya lebih tinggi, distribusi air mungkin masih kecil dan membutuhkan waktu hingga tekanan kembali normal sepenuhnya," pungkasnya.

Perumda mengimbau pelanggan, terutama yang berada di kawasan dengan elevasi lebih tinggi, untuk bersabar sembari menunggu tekanan air di jaringan perpipaan. (saf/ds) 

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban Pipa pdam air