Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tuban Ikuti MPLS, Jadi Momen Pengenalan Lingkungan Baru

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00 WIB
Pemakaian seragam dan penyerahan perlengkapan sekolah dan asrama sebagai penanda pembukaan MPLS SRT 1 Tuban. (Radar Tuban)
Pemakaian seragam dan penyerahan perlengkapan sekolah dan asrama sebagai penanda pembukaan MPLS SRT 1 Tuban. (Radar Tuban)

RADARTUBAN – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kab. Tuban mulai menyiapkan peserta didik baru menjelang di­mulainya kegiatan belajar mengajar Tahun Ajaran 2026/2027.

Sebanyak 256 siswa me­ngikuti kegiatan Open House yang dirangkai dengan Pem­bukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) (30/7).

Para peserta didik berasal dari Ka­bupaten Tuban dan Bojonegoro. Dari jumlah tersebut, sebanyak 196 siswa merupakan peserta didik SRT 1 Kab. Tuban yang terdiri atas 16 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Baca Juga: Proyek Sekolah Rakyat di Tuban: Seperti Membangun Rumah, tapi Denahnya Digambar Belakangan

Sementara itu, 60 peserta lainnya berasal dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 36 Bojonegoro.

Kegiatan tersebut menjadi tahap awal bagi para siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, sistem pembe­lajaran, serta kehidupan berasrama yang akan mereka jalani selama menempuh pendi­dikan di Sekolah Rakyat.

Kepala Sekolah Rakyat Ter­integrasi 1 Kab. Tuban, Vera Khairun Nissa menga­takan, kegiatan Open House diran­cang sebagai sarana mem­perkenalkan konsep Sekolah Rakyat kepada siswa, orang tua, dan tamu undangan. 

Melalui kegiatan itu, kata dia, peserta dapat melihat se­cara langsung fasilitas, kuri­kulum, program pendi­dikan, hingga sistem pem­belajaran dan kehidupan di asrama.

“Ini menjadi mo­­men untuk memperke­nalkan lebih dekat apa itu Sekolah Rakyat, bagaimana pro­gramnya, serta pelak­sanaan kegiatan pembe­laja­ran dan keas­ramaannya,” ujarnya.

Vera menjelaskan, pelak­sanaan MPLS dibagi ke da­lam empat fase yang ber­langsung mulai 31 Juli hingga 21 Agustus 2026.

Fase per­tama merupakan masa adaptasi dan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru yang akan berlangsung pada tanggal 31 Juli--2 Agustus 2026. Pada tahap ini, siswa juga akan mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026.

Memasuki fase kedua pada 3–7 Agustus 2026, para siswa akan mendapatkan materi penguatan karakter melalui program Bakti Taruna yang akan didampingi secara langsung oleh Taruna dari Akademi Kepolisian.

Selan­jutnya, pada fase ketiga, akan ada pengenalan aka­demik sekaligus penguatan jati diri siswa. Adapun pada fase keempat menjadi penutup seluruh rangkaian MPLS.

Selama proses tersebut, siswa juga akan diarahkan menyusun visi dan misi hidup, mengenali bakat serta minat, hingga mengikuti tes talenta. 

Baca Juga: Kuota SD Minim, Pemerintah Berencana Alihkan Jatah Siswa Sekolah Rakyat Tuban ke SMP-SMA

Seluruh rangkaian itu diharapkan menjadi bekal sebelum mereka mengikuti proses pembelajaran secara penuh.

“Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar. Kami ingin memungkinkan sesuatu yang sebelumnya dianggap para siswa tidak mungkin untuk menjadi mungkin sehingga akan me­lahirkan generasi pe­mung­kin yang mampu memu­tus mata rantai kemis­ki­nan antar­generasi,” tuturnya.

Turut hadir pada acara tersebut Bapak Sesditjen Linjamsos Kemensos RI, Bapak Beni Sujanto selaku PIC kegiatan, dan Tenaga Ahli Menteri Wakil Menteri Sosial, Bapak Hendri Ku­rniawan.

Sebagai penanda pembukaan kegiatan MPLS, dilakukan simbolis pe­makaian seragam dan kaba­ret seragam pesiar siswa Sekolah Rakyat, oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Fa­ridzky kepada perwakikan siswa dan siswi dari SRT 1 Tuban dan SRMA 36 Bo­jonegoro, serta penyerahan perlengkapan seragam dan kebersihan diri.

Dalam sambutannya, Mas Lindra banyak berpesan kepada seluruh peserta didik dengan memberikan banyak contoh keteladanan beliau pada saat menempuh pen­didikan di SMA Taruna Nusantara.

Di akhir sa­mbu­tan, Mas Lindra berpesan agar anak-anak tetap terus semangat belajar untuk  merencanakan dan meraih cita-cita yang tinggi. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban Sekolah Rakyat mpls