RADARTUBAN–Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1866 Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban dipastikan berlangsung lebih meriah tahun ini.
Seluruh persiapan telah rampung 100 persen.
Sementara ribuan tamu dari berbagai daerah di Indonesia mulai memadati kawasan kelenteng.
Baca Juga: Akhiri Kemelut Panjang, Umat dan Tokoh Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Sepakat Damai
Ketua Panitia HUT Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen, Tio Eng Bo, mengatakan, persiapan yang dilakukan selama sekitar satu bulan terakhir telah selesai.
Panitia kini tinggal menyambut puncak perayaan yang berlangsung pada 5–6 Agustus.
"Tamu yang mendaftar untuk menginap di kamar-kamar tamu klenteng sudah mencapai 1.400 orang, itu belum termasuk mereka yang menginap di hotel-hotel yang ada," ujar Eng Bo, Senin (4/8).
Menurut dia, tamu yang datang berasal dari berbagai daerah, mulai Jakarta, Bandung, Makassar hingga Kalimantan.
Arus kedatangan sudah berlangsung sejak Selasa dan diperkirakan mencapai puncaknya pada hari pelaksanaan.
Panitia menyiapkan beragam agenda untuk memeriahkan perayaan.
Mulai pagi hingga sore, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan budaya berupa barongsai dan liang liong.
Sementara malam harinya digelar pesta kembang api dan panggung hiburan yang menghadirkan penyanyi dari Surabaya, Semarang, hingga Banyuwangi.
Pada hari kedua, seluruh rangkaian difokuskan pada ritual ibadah agar umat dapat bersembahyang dengan lebih khusyuk.
"Tahun ini lebih banyak orang yang antusias dan datang dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, panggung yang kami siapkan kira-kira bisa menampung hingga 700 tamu VIP. Pengunjung yang hadir juga kami perkirakan jauh lebih banyak, lebih dari seribu orang," lanjutnya.
Tak hanya menjadi agenda keagamaan. Perayaan tahunan tersebut juga diharapkan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Lebih dari 50 stan UMKM turut meramaikan kawasan klenteng dengan menjual aneka kuliner dan pernak-pernik khas etnis Tionghoa.
"Harapannya, dengan adanya perayaan ini seluruh umat klenteng bisa kembali rukun. Sehingga, para tamu bisa beribadah dengan nyaman," katanya.
Sementara itu, tokoh umat Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro menilai situasi yang kondusif membuat perayaan tahun ini berlangsung lebih nyaman.
Menurutnya, suasana damai menjadi modal penting agar masyarakat maupun tamu dari luar daerah dapat menikmati seluruh rangkaian acara.
"Adanya kedamaian ini untuk seluruh tamu maupun masyarakat pastinya bisa menikmati acara dengan lebih tenang, karena kami menjamin ketenangan mereka. Hawanya saya rasa sudah seperti dulu, kembali damai," ujarnya.
Alim berharap meningkatnya jumlah pengunjung juga membawa berkah bagi para pedagang dan pelaku usaha di sekitar klenteng.
"Perdamaian ini jelas mempererat antara umat kelenteng, menenangkan masyarakat Tuban bahkan se-Indonesia juga,’’ tuturnya.
Dia juga berharap semua yang datang dapat rezeki yang melimpah, kesehatan, panjang umur, dan usaha mereka lancar.(*)
Editor : Dwi SetiyawanSumber : Radar Tuban