Kawasan Kelenteng Mulai Padat, Begini Rangkaian Perayaan HUT Dewa Kongco TITD Kwan Sing Bio Tuban

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:01 WIB
Panggung berkapasitas 700 orang didirikan di halaman tengah TITD Kwan Sing Bio Tuban kemarin (4/8) untuk menggelar puncak acara HUT ke-1866 Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen. (M. Robit Bilhaq/Radar Tuban)
Panggung berkapasitas 700 orang didirikan di halaman tengah TITD Kwan Sing Bio Tuban kemarin (4/8) untuk menggelar puncak acara HUT ke-1866 Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen. (M. Robit Bilhaq/Radar Tuban)

RADARTUBANPerayaan hari ulang tahun (HUT) ke-1866 Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban, mulai menggeliat.

Sehari menjelang puncak perayaan yang berlangsung pada 5-6 Agustus, kawasan kelenteng di Jalan RE Martadinata itu dipenuhi berbagai persiapan, mulai dari panggung utama, stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga papan ucapan selamat.

Panitia memastikan seluruh rangkaian persiapan telah rampung. Ketua Panitia Tio Eng Bo mengatakan, pekerjaan yang dilakukan secara bertahap selama sekitar satu bulan terakhir telah selesai seluruhnya. Bersamaan dengan itu, tamu dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan untuk mengikuti perayaan tahunan tersebut.

"Tamu yang mendaftar untuk menginap di kamar-kamar tamu kelenteng sudah mencapai 1.400 orang. Itu belum termasuk mereka yang menginap di hotel-hotel," ujar Eng Bo kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (4/8).

Baca Juga: Dalam Balutan Perdamaian, Peringatan HUT ke-1866 Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Diperkirakan Didatangi Ribuan Umat

Menurut Eng Bo, tamu berasal dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Makassar, hingga Kalimantan. Arus kedatangan mulai terlihat sejak Selasa dan diperkirakan mencapai puncaknya pada hari pelaksanaan acara.

Selama dua hari perayaan, panitia menyiapkan beragam kegiatan. Pada siang hingga sore hari, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan budaya berupa barongsai dan liang liong. Sementara pada malam hari digelar pesta kembang api dan panggung hiburan yang menghadirkan penyanyi dari Surabaya, Semarang, dan Banyuwangi.

Adapun pada hari kedua, seluruh rangkaian difokuskan pada pelaksanaan ritual ibadah agar umat dapat bersembahyang dengan lebih khusyuk.

Eng Bo memerkirakan jumlah pengunjung tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme umat maupun tamu yang datang dari luar daerah. Panitia bahkan menyiapkan panggung VIP berkapasitas sekitar 700 orang.

"Tahun ini lebih banyak orang yang antusias dan datang dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, panggung yang kami siapkan kira-kira bisa menampung hingga 700 tamu VIP. Pengunjung yang hadir juga kami perkirakan jauh lebih banyak, lebih dari seribu orang," lanjutnya.

Kemeriahan perayaan juga didukung kehadiran lebih dari 50 stan UMKM yang menawarkan aneka kuliner dan pernak-pernik khas etnis Tionghoa. Panitia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang peribadatan, namun juga menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Harapannya, dengan adanya perayaan ini seluruh umat klenteng bisa kembali rukun. Sehingga, para tamu bisa beribadah dengan nyaman," katanya.

Tokoh umat Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro menilai suasana yang kondusif menjadi modal penting bagi penyelenggaraan perayaan tahun ini. Menurut dia, kondisi yang damai membuat tamu maupun masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan lebih tenang.

"Adanya kedamaian ini untuk seluruh tamu maupun masyarakat pastinya bisa menikmati acara dengan lebih tenang, karena kami menjamin ketenangan mereka. Hawanya saya rasa sudah seperti dulu, kembali damai," ujarnya.

Baca Juga: Dalam Balutan Perdamaian, Peringatan HUT ke-1866 Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Diperkirakan Didatangi Ribuan Umat

Dia berharap suasana tersebut juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha di sekitar kawasan kelenteng. Meningkatnya jumlah pengunjung diyakini dapat mendorong aktivitas ekonomi sekaligus mempererat hubungan antarsesama umat.

"Perdamaian ini jelas mempererat antara umat klenteng, menenangkan masyarakat Tuban bahkan se-Indonesia juga. Harapan saya, semua yang datang disini dapat rezeki yang melimpah, kesehatan, panjang umur, dan usaha mereka lancar. Serta, bisa datang kemari lagi untuk meramaikan klenteng seperti sedia kala," pungkasnya.(saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Kwan Sing Tee Koen Tio Eng Bo Tuban UMKM