Puncak HUT Kongco Bertabur Pejabat, Meneguhkan Semangat Kebersamaan, Gibran: Keberagaman Modal Hadapi Tantangan

Dwi Setiyawan • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:55 WIB
Pejabat tinggi yang menghadiri perayaan HUT ke-1866 Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen di TITD Kwang Sing Bio Tuban pada Rabu (5/8) malam.
Pejabat tinggi yang menghadiri perayaan HUT ke-1866 Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen di TITD Kwang Sing Bio Tuban pada Rabu (5/8) malam.

RADARTUBAN-Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-1866 Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban, Rabu (5/8) malam bertabur bintang.

Pejabat tinggi pemerintah pusat hingga daerah hadir untuk menyemarakkan perhelatan akbar bertema Indahnya Kebersamaan tersebut.

Meski tidak membersamai para undangan kehormatan di atas panggung, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara khusus menyampaikan sambutan melalui zoom.

Baca Juga: Kawasan Kelenteng Mulai Padat, Begini Rangkaian Perayaan HUT Dewa Kongco TITD Kwan Sing Bio Tuban

Dalam sambutannya yang ditayangkan di layar LED panggung berdurasi 1 menit 3 detik, Wapres meyakini semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap keberagaman adalah modal berharga bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan. 

Karena itu, dia mengajak semua elemen bangsa untuk terus menjaga semangat kerukunan,  persatuan, serta cinta tanah guna mewujudkan Indonesia lebih damai, maju, dan bersatu.

Secara khusus, putra sulung mantan Presiden Joko Widodo itu menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi aktif semua pihak yang telah merawat kerukunan antarumat beragama serta memperkokoh persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga: Dalam Balutan Perdamaian, Peringatan HUT ke-1866 Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Diperkirakan Didatangi Ribuan Umat

Dia juga mengucapkan selamat atas penyelenggaraan ulang tahun yang khidmat dan menjadi ruang bersama bagi penguatan nilai-nilai kebajikan dan pelestarian warisan budaya.

Sementara para pejabat yang hadir Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu pada Direktur Jenderal Kementerian Agama, Nurudin, Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Irawan, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim Agung Subagyo.

Hadir juga pengelola kelenteng setempat, Soedomo Mergonoto yang juga CEO PT Kapal Api Global, Alim Sugiantoro, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jatim Pepeng Putra Wirawan, Ketua Perhimpunan Tempat Ibadat Tri Dharma Komisariat Daerah Jawa Timur Gunawan Putra Wirawan, dan Go Tjong Ping.

Mereka sepanggung dengan tokoh agama serta pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Pemprov Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kerukunan, toleransi, dan semangat persatuan. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim, Agung Subagyo.

Agung berharap perayaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkokoh kerukunan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Agung mengingatkan bahwa keberagaman agama, suku, budaya, dan tradisi merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menjaga toleransi, memperkuat dialog, membangun semangat gotong royong demi mewujudkan kehidupan yang damai, rukun, dan Sejahtera.

Dalam sambutan singkatnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengajak semua elemen untuk bergandengan tangan merawat perdamaian dan bahu-membangun menciptakan kondisi yang kondusif.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu, Nurudin mengingatkan bahwa Kongco Kwan Sing Tee Koen menjadi simbol keteladanan nilai-nilai luhur dewa utama yang disembah kelenteng setempat, seperti keberanian, kejujuran, kesetiaan, integritas, keadilan, dan pengabdian kepada sesama.

“Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan hingga saat ini sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi persatuan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan HUT Kongco yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa keberagaman di Kabupaten Tuban mampu tumbuh dalam harmoni serta saling menghormati.

"Perayaan ini bukan hanya menjadi momen penting bagi umat Konghucu, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan antarwarga. Semangat toleransi dan gotong royong seperti inilah yang terus kita jaga sebagai kekuatan dalam membangun Kabupaten Tuban," kata Bupati.

Lebih lanjut, Mas Lindra berharap tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun tersebut dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus menjadi daya tarik wisata religi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Perayaan HUT Kongco Kwan Sing Tee Koen, kata dia, diharapkan semakin memperkuat citra Kabupaten Tuban sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi, menghargai keberagaman, serta mampu menjaga harmoni kehidupan antarumat beragama.

Selain itu, juga menjadi magnet budaya dan wisata yang setiap tahunnya menarik perhatian masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.

Perayaan tahunan tersebut tidak hanya dihadiri umat tri dharma (Konghucu, Tao, dan Buddha) dari berbagai daerah di Indonesia, namun juga menarik perhatian masyarakat.

Mereka datang untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya, seperti barongsai dan liang liong, hiburan tari kolosal serta penyanyi pada panggung luas nan megah di halaman tengah kelenteng.(*)

 

Editor : Dwi Setiyawan
Sumber : Radar Tuban
TITD Kelenteng Kwan Sing Bio kapolda jatim Alim Sugiantoro soedomo mergonoto kelenteng