RADARTUBAN — Pengerjaan proyek peningkatan saluran drainase dan trotoar di Jalan Diponegoro berdampak terhadap kelancaran lalu lintas.
Kemacetan terjadi terutama saat jam sibuk ketika aktivitas pengerjaan proyek berlangsung.
Sebagian badan jalan digunakan untuk menempatkan alat berat, termasuk eksavator, yang mengeruk saluran di sisi trotoar. Kondisi itu membuat ruang kendaraan melintas menjadi lebih sempit.
Baca Juga: Warga Mondokan Tuban Khawatir Banjir, Drainase Proyek Sekolah Rakyat Belum Kunjung Diperbaiki
Kemacetan semakin parah ketika kendaraan proyek keluar-masuk area pengerjaan. Arus lalu lintas yang meningkat pada jam sibuk akhirnya membuat kendaraan bergerak lebih lambat hingga terjadi antrean.
Kondisi serupa terjadi kemarin (10/8). Kemacetan sempat mengular di ruas Jalan Diponegoro. Sejumlah pengendara bahkan memilih mencari jalur alternatif untuk menghindari antrean.
Pengaturan lalu lintas dan pengelolaan area kerja menjadi penting agar aktivitas proyek tetap berjalan tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.
Proyek peningkatan drainase dan trotoar tersebut diharapkan dapat memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi selama pengerjaan berlangsung, kelancaran lalu lintas perlu tetap diperhatikan. (fud/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban