RADARTUBAN - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tuban mengonfirmasi bahwa persediaan stok darah saat ini berada dalam kondisi menipis atau kritis, Rabu (12/8).
Berdasarkan data per hari ini, ketersediaan kantong darah dari seluruh golongan (A, B, AB, dan O) yang tersimpan di markas UDD PMI Tuban tercatat hanya tersisa 170 kantong. Jumlah ini dinilai sangat minim jika dibandingkan dengan rata-rata pendapatan kantong darah yang berhasil dikumpulkan UDD PMI Tuban.
Humas UDD PMI Tuban Sarju Efendi mengungkapkan, bahwa kantong darah yang dikumpulkan UDD PMI Tuban dari para pendonor di wilayah Tuban terbilang tinggi, yakni mencapai 40 hingga 50 kantong per hari.
"Kondisi stok darah di PMI Kabupaten Tuban mengalami penurunan signifikan atau bisa dikatakan kritis. Persediaan saat ini hanya 170 kantong untuk seluruh golongan darah," ujar Sarju saat memberikan keterangan resminya.
Melihat kondisi darurat tersebut, pihak UDD PMI Tuban secara aktif mengimbau seluruh lapisan masyarakat yang telah memenuhi syarat dan sudah waktunya untuk kembali melakukan donor untuk segera mendonorkan darahnya.
Layanan donor darah di Markas PMI Kabupaten Tuban beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB.
"Bagi Pendonor yang sudah waktunya donor darah, dimohon untuk berkenan mendonorkan darahnya pada saat ini guna memenuhi kebutuhan darah di UDD PMI Kabupaten Tuban," lanjut Sarju.
Guna mengantisipasi kekosongan stok saat ada permintaan mendesak dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit, UDD PMI Tuban telah menyiapkan beberapa mekanisme penanganan darurat:
-
Panggilan Donor Keluarga: Pihak keluarga terdekat pasien akan dimintai bantuan terlebih dahulu sebagai donor pengganti (replacement donor).
-
Pelibatan Personel TNI/Polri: Jika donor keluarga tidak memungkinkan, PMI akan mengontak jajaran prajurit TNI dan anggota Polri sebagai pendonor siaga.
-
Masyarakat dan Staf Medis: Masyarakat umum yang sudah memenuhi syarat sebagai pendonor sukarela hingga staf rumah sakit dalam kondisi yang sangat mendesak (urgent).
Dengan sinergi antara kesadaran masyarakat dan respon cepat aparat keamanan, PMI Tuban berharap ketersediaan kantong darah dapat kembali stabil demi menolong para pasien yang membutuhkan transfusi cepat. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban