RADARTUBAN - Hilang konsentrasi saat mengemudi kembali menjadi pemicu kecelakaan beruntun di Jalur Pantura. Sebuah truk bermuatan mendadak oleng dan menyeruduk dua kendaraan sekaligus dari arah berlawanan di Jalan Tuban–Bancar, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (12/8) siang.
Akibat insiden beruntun yang melibatkan truk, pikap Isuzu Panther, dan dump truck tersebut, dua sopir dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat luka-luka. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban IPDA Rizky Dwi Prasetyo membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalulintas yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tersebut. Pihaknya mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur Tuban–Bancar wilayah Kecamatan Jenu. Akibat kejadian tersebut, dua orang pengemudi mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis," ujarnya saat dikonfirmasi.
Peristiwa tersebut bermula saat truk bernomor polisi K 9118 YK yang dikemudikan Aziz Muslim (41), warga Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, melaju dari arah barat ke timur.
Setibanya di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan Aziz mendadak hilang kendali akibat sopir diduga tidak berkonsentrasi penuh ke arah depan. Kendaraan besar itu pun kemudian oleng ke lajur kanan.
Dari arah berlawanan (timur ke barat), melaju pikap Isuzu Panther bernopol N 9812 BA yang dikemudikan Agus Setiawan (33), warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan adu banteng tak terhindarkan.
Tak berhenti di situ, laju truk yang dikemudikan Aziz terus menyapu ke sisi kanan jalan hingga kembali menghantam bagian samping dump truck diesel bernopol K 8718 TD yang dikemudikan Tikwanto (51), warga Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, yang juga berjalan dari arah timur.
Benturan keras tersebut mengakibatkan bagian depan truk dan pikap Panther mengalami kerusakan cukup parah. Dua orang dipastikan mengalami luka-luka, yakni Aziz Muslim dan Agus Setiawan. Sementara pengemudi dump truck, Tikwanto, dilaporkan selamat tanpa luka berarti.
Polisi yang menerima laporan langsung menerjunkan personil ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan agar tidak memicu kemacetan di Jalur Pantura, serta mengamankan barang bukti berupa unit kendaraan, STNK, dan SIM.
"Faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi truk K 9118 YK yang tidak fokus saat berkendara. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari