RADARTUBAN - Kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Jatirogo yang terbengkalai memicu keluhan dari warga di kawasan selatan Kabupaten Tuban.
Fasilitas publik yang semula digadang-gadang menjadi sarana rekreasi dan interaksi warga tersebut justru tak terurus hingga sempat viral di media sosial akibat dipenuhi semak belukar yang menutupi sebagian.
Berakibat dari viralnya kondisi memprihatinkan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akhirnya mengambil tindakan tegas.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, menyatakan bahwa pihak Pemkab telah menerjunkan tim gabungan untuk membersihkan dan merawat kembali seluruh area taman yang terbengkalai.
"Kondisinya memang tidak terawat. Saya sudah menginstruksikan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk melakukan perbaikan dan pembersihan secara menyeluruh," tegasnya.
Langkah cepat pembersihan dan pembenahan ini tidak hanya sekadar merespons kekecewaan publik yang meluap di media sosial, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen nyata Pemkab Tuban dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset daerah guna mendongkrak perekonomian warga.
Baca Juga: Borong Proyek RTH Rp 50 Miliar, Kontraktor Luar Daerah Dominasi Tender APBD Pemkab Tuban
Menurut Mas Lindra, RTH Jatirogo dirancang sejak awal sebagai ruang publik terbuka yang ramah untuk semua kalangan.
Letaknya yang berada di jalur utama menjadikan kawasan ini sangat potensial sebagai tempat singgah bagi para pengendara maupun warga lokal.
"Kembali lagi, tujuan utama kami adalah memanfaatkan aset yang ada secara maksimal. Lokasinya sangat strategis, dan harapannya ke depan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar," pungkasnya.
Sebelumnya, riak keresahan atas mangkraknya RTH Jatirogo disuarakan oleh masyakat sekitar. Tama jadi salah satu warga local yang mengeluhkan tak terawatnya RTH tersebut.
Dia menyayangkan belum berfungsinya RTH Jatirogo secara optimal layaknya ruang terbuka di area perkotaan.,
Dia menilai, jika dikelola secara profesional, taman di wilayah batas kabupaten ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan untuk menghidupkan kegiatan ekonomi warga setempat layaknya pusat-pusat keramaian di Tuban kota.
"Jelas kami ingin RTH ini segera difungsikan dan terawat dengan baik. Potensinya untuk menggerakkan ekonomi warga cukup besar. Terlebih lagi, RTH ini bisa dijadikan tempat nongkrong, berolahraga, atau sekadar bersantai bersama keluarga layaknya taman-taman megah di pusat kota, seperti Taman Abhipraya maupun Abirama," ungkap Tama saat ditemui di sekitar lokasi RTH Jatirogo.
Kini, dengan bergulirnya proses pembenahan oleh petugas Pemkab Tuban, warga kawasan selatan menaruh harapan besar agar perbaikan tersebut dilakukan secara tuntas dan konsisten.
Pemulihan fungsi RTH Jatirogo diharapkan tak hanya menghapus kesan kumuh, tetapi juga benar-benar menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kecamatan Jatirogo. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
Sumber : Radar Tuban