RADARTUBAN – Sebanyak 76 putra-putri terbaik daerah secara resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tuban Periode 2026, di Pendapa Krida Manunggal Tuban pada, Jumat (14/8) siang.
Suasana bahagia, penuh semangat, sekaligus haru menyelimuti prosesi ini.
Para anggota Paskibraka terpilih ini akan mengemban tugas mulia mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Tuban pada 17 Agustus mendatang.
Prosesi pengukuhan berlangsung secara khidmat.
Momen sakral tersebut ditandai dengan pemasangan kendit secara simbolis oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky kepada perwakilan anggota Paskibraka sebagai tanda resmi pengukuhan.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tuban Drs. Joko Sarwono, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., hingga orang tua dari para paskibraka yang turut diundang menyaksikan momen kebanggaan ini.
Pengukuhan ini menjadi puncak dari proses seleksi ketat yang melibatkan siswa-siswi terbaik jenjang SMA, MA, hingga SMK dari seluruh penjuru Kabupaten Tuban.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky yang akrab disapa Mas Lindra ini menjelaskan,
bahwa pelaksanaan agenda tahun ini mengalami berbagai peningkatan positif berkat sinergi panitia penyelenggara dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Hari ini kita lihat ada standarisasi tinggi badan yang terukur, lalu juga penilaian menyeluruh dari sisi akademis hingga kepribadian," ujar Mas Lindra usai memimpin upacara pengukuhan.
"Alhamdulillah hasilnya sangat positif," lanjutnya penuh rasa syukur.
Salah satu hal menarik yang menjadi sorotan utama dalam pengukuhan Paskibraka Tuban 2026 adalah hadirnya dua keterwakilan siswa dari Sekolah Rakyat.
Pencapaian ini menjadi catatan penting bagi pendorong kesetaraan dan inklusivitas pendidikan di Kabupaten Tuban.
Alumni Unair Suarabaya ini secara khusus memberikan apresiasi atas keberhasilan para pelajar Sekolah Rakyat tersebut yang mampu menembus formasi utama pengibar bendera.
"Alhamdulillah hari ini ada keterwakilan Sekolah Rakyat, ada dua siswa yang akan bertugas di upacara bendera besok, baik saat pengibaran maupun penurunan. Ini adalah bukti bahwasanya Sekolah Rakyat hari ini memiliki kepercayaan diri yang sangat luar biasa," tutur Bupati Tuban.
Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa siswa Sekolah Rakyat tidak kalah bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya di Kabupaten Tuban.
Hal tersebut sekaligus menjadi wujud nyata dalam mendukung cita-cita Presiden Republik Indonesia terkait pemerataan kualitas sumber daya manusia.
Menjelang hari H pelaksanaan pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026, Bupati Tuban menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
"Saya hanya berdoa moga-moga pada saat acara besok tanggal 17 semuanya berjalan dengan baik, dengan lancar, dan insyaAllah menjadi kebanggaan keluarga serta seluruh masyarakat Kabupaten Tuban," pungkas Mas Lindra. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban