Bupati Tuban Mas Lindra Batalkan Pesta Kemerdekaan Tuban demi Solidaritas Bencana NTT: Ini Wujud Nyata Dari Kemerdekaan

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 10:54 WIB
Pemkab Tuban membatalkan Pesta Kemerdekaan HUT ke-81 RI. (tubankab.go.id)
Pemkab Tuban membatalkan Pesta Kemerdekaan HUT ke-81 RI. (tubankab.go.id)

RADARTUBAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban secara resmi membatalkan gelaran Pesta Rakyat Kemerdekaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Pembatalan tersebut sebelumnya telah diumumkan melalui media sosial resmi milik Pemkab Tuban, Minggu (16/8) lalu, yang menyatakan bahwa pesta kemerdekaan tersebut ditiadakan.

Keputusan mendadak ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas mendalam atas musibah bencana alam yang menerpa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, (15/8) lalu.

Rangkaian Pesta Kemerdekaan dengan berbagai panggung hiburan yang semarak dan doorprize untuk masyarakat ini sebelumnya dijadwalkan akan berlangsung meriah tepat setelah upacara penurunan bendera di Alun-Alun Tuban.

Baca Juga: Pesta Kemerdekaan Tuban Batal Digelar, Ini Alasan Pemkab Pilih Solidaritas untuk NTT

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan, bahwa langkah pembatalan hiburan perayaan kemerdekaan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian antar sesama warga negara.

Menurutnya, makna kemerdekaan sejati tidak hanya dirayakan dengan suka cita, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata saling merangkul saat saudara sebangsa tertimpa musibah.

"Memang benar dibatalkan, karena kami menghormati saudara sebangsa yang sedang mengalami musibah,” tegas Mas Lindra saat ditemui setelah upacara pengibaran bendera, Senin (17/8) pagi.

“Ini adalah bentuk solidaritas dan wujud nyata dari kemerdekaan, di mana kita satu sama lain harus saling mendukung dan saling berempati. Suka cita ini kita alihkan pada doa yang dipanjatkan untuk mereka semua," lanjutnya.

Tak berhenti pada empati moral semata, Pemkab Tuban juga langsung bergerak cepat menyiapkan serta menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan beban warga terdampak di Nusa Tenggara Timur.

Mas Lindra membeberkan, bahwa pengiriman bantuan dilakukan melalui kolaborasi erat bersama jajaran Kepolisian.

Pihaknya mengirimkan armada bantuan yang memuat berbagai kebutuhan esensial pengungsian, seperti selimut dan kebutuhan lainnya.

"Pemkab akan mengirimkan bantuan ke NTT. Alhamdulillah, kemarin ada inisiasi dari Bapak Kapolres. Insyaallah nanti ada satu truk bantuan logistik. Insya Allah hari ini beliau sudah memberangkatkan pengiriman tersebut," pungkas Mas Lindra.

Di tengah momen peringatan kemerdekaan nasional, langkah mengutamakan nilai kepedulian kemanusiaan di atas pesta pora dinilai menjadi teladan nyata dalam menjaga persatuan NKRI. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
Sumber : Radar Tuban
pesta rakyat tuban pesta rakyat dibatalkan HUT RI ke-81 Tuban kemerdekaan