Daftar Proyek Besar di Tuban yang Ditunda Hingga 2027, Ada Pantai Boom dan Museum Tuban Space Art

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:03 WIB
Pantai Boom dan Pasar Baru Tuban tetap diprioritaskan pada 2027, Pemkab Tuban menunda sejumlah proyek untuk mematangkan perencanaan. (Radar Tuban)
Pantai Boom dan Pasar Baru Tuban tetap diprioritaskan pada 2027, Pemkab Tuban menunda sejumlah proyek untuk mematangkan perencanaan. (Radar Tuban)

RADARTUBAN - Pemkab Tuban menunda sejumlah proyek fisik besar yang semula direncanakan dikerjakan tahun ini.

Penundaan dilakukan untuk mematangkan perencanaan agar pembangunan dapat dilaksanakan lebih optimal mulai 2027.

Sekretaris Daerah Tuban Budi Wiyana mengatakan, sebagian proyek ditunda karena proses perencanaan belum selesai. Pemkab menargetkan seluruh perencanaan dapat dituntaskan akhir tahun ini, sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai pada awal 2027.

Baca Juga: Pesta Kemerdekaan Tuban Batal Digelar, Ini Alasan Pemkab Pilih Solidaritas untuk NTT

“Paling tidak Februari 2027 sudah ada pekerjaan fisik,” ujar Budi.

Sejumlah proyek besar yang belum dikerjakan tahun ini, antara lain, penataan kawasan Pantai Boom, pembangunan Pasar Atom, Pasar Baru Tuban, Museum Tuban Space Art, rehabilitasi Gedung Pendapa Kridha Manunggal, serta rehabilitasi taman dan toilet Gedung Timur dan kolam renang.

Budi mengatakan, pematangan perencanaan diperlukan karena sebagian besar proyek tersebut merupakan pekerjaan fisik berskala besar. 

Pelaksanaan yang dipaksakan pada akhir tahun dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu meskipun anggarannya telah tersedia.

“Karena mayoritas pekerjaan fisiknya besar, membutuhkan waktu yang lebih panjang. Walaupun anggaran sudah tersedia, kalau direalisasikan tahun ini dikhawatirkan molor sampai akhir tahun,” kata Budi.

Selain mematangkan desain dan perencanaan teknis, Pemkab Tuban juga akan mengevaluasi kembali proyek yang masuk daftar prioritas. Proyek yang belum mendesak atau masih terkendala persyaratan dapat ditunda hingga waktu yang dianggap lebih tepat.

Dia mencontohkan rencana pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Glondonggede yang disiapkan dengan anggaran Rp 16 miliar. Proyek tersebut belum tentu dilaksanakan pada 2027 karena masih terkendala perizinan.

“Tidak mesti harus dibangun tahun depan, karena kita juga melihat perizinannya. Saat ini masih terkendala perizinan,” ujarnya.

Hal serupa berlaku untuk proyek kolam renang. Menurut Budi, pembangunan fasilitas tersebut tetap dibutuhkan, tetapi tidak menjadi prioritas yang harus segera direalisasikan.

“Seperti kolam renang, sebenarnya kalau butuh juga butuh, tetapi itu bisa kita tunda di saat-saat yang akan datang,” kata lulusan pascasarjana Untag Surabaya itu.

Di sisi lain, beberapa proyek dipastikan tetap menjadi prioritas Pemkab Tuban pada 2027.

Di antaranya penataan kawasan Pantai Boom yang diarahkan untuk mendukung kawasan wisata dan pasar sore, pembangunan Pasar Atom dengan anggaran sekitar Rp 11 miliar, serta pembangunan Pasar Baru Tuban yang disiapkan Rp 24,3 miliar.

Baca Juga: Pantai Boom hingga Museum Batal Digarap, Anggaran Puluhan Miliar di Tuban Tak Terserap

“Karena itu masuk dalam prioritas, nanti pasti akan dilanjutkan pembangunannya,” ujar Budi.

Sebelumnya, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan penundaan pembangunan Pasar Baru Tuban dilakukan karena adanya perubahan konsep perencanaan.

Proyek tersebut tidak lagi sekadar merevitalisasi bangunan pasar, tetapi diarahkan menjadi penataan kawasan secara menyeluruh. ‘’Insyaallah di 2027 Pasar Baru akan dilakukan revitalisasi maksimal,” kata Maa Lindra.

Menurut dia, pembangunan Pasar Baru akan dimulai lebih awal pada 2027. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemkab Tuban akan berkomunikasi dengan para pedagang untuk menyiapkan proses revitalisasi.

Penataan Pasar Baru nantinya dirancang terintegrasi dengan sejumlah kawasan di sekitarnya, termasuk Wisata Goa Akbar, Pasar Bongkaran, serta kawasan wisata Sunan Bonang.

Dia berharap integrasi kawasan tersebut tidak hanya memperbaiki wajah pusat perdagangan, tetapi juga meningkatkan aktivitas ekonomi dan pendapatan daerah.

“Setelah dibangun, itu akan meningkatkan pendapatan, salah satunya pendapatan daerah,” ujarnya. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban Pendapa Kridha Manunggal proyek pasar atom