RADARTUBAN - Terjalnya medan tanjakan Kepet dan kondisi black spot pada tanjakan Pakah yang dikeluhkan pengemudi kendaraan berat, tampaknya belum mendorong Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali melakukan rekonstruksi tanjakan dalam waktu dekat.
Pengawas Lapangan Balai Besar PPK 4.5 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Arvian Zanuardi tak menampik jika kondisi kedua tanjakan tersebut sering menjadi momok bagi para sopir. Namun, dari segi penanganan yang sifatnya perbaikan geometrik pihaknya belum akan melakukannya.
‘’Untuk penanganan sifatnya geometrik, tentunya membutuhkan rencana desain yang tidak mudah dan biaya konstruksi cukup tinggi. Sampai saat ini kami belum ada usulan ke sana,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Baca Juga: Detik-Detik Truk Gelundung Hantam Mobil dan Pagar Makam di Tanjakan Kepet Tuban
Arvian menyampaikan, ketersediaan anggaran penanganan jalan juga saat ini masih dioptimalkan untuk preservasi atau perbaikan di sepanjang jalan pantura wilayah Bumi Ronggolawe.
Pihaknya mengisyaratkan bahwa untuk saat ini pihaknya hanya bisa melakukan upaya penekanan kasus kendaraan gagal nanjak melalui imbauan.
Menurut dia, kendaraan berat yang gagal menanjak sifatnya kondisional. Tidak semua kendaraan berat selalu gagal menanjak saat melewati dua tanjakan tersebut.
‘’Mungkin solusi terbaik saat ini adalah meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi fit dan menjaga muatan barang sesuai kemampuan,’’ terangnya.
Menyikapi soal penerangan jalan umum (PJU) pada dua titik tanjakan tersebut, Arvian menyebut jika kewenangan perlengkapan jalan pun dengan PJU untuk saat ini Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur.
‘’Memang benar, untuk di lokasi tanjakan Pakah perlu ada pengadaan PJU baru, kami akan coba usulkan. Sebelumnya kami sudah koordinasi soal itu (pengadaan PJU baru, Red),’’ beber dia.
Terkait penambahan lampu PJU dan alat kelengkapan jalan lainnya di jalur tersebut, kata Arvian, PPK 4.5 belum bisa membantu langsung.
‘’Kami juga akan mengoptimalkan lampu eksisting, misal tertutup pepohonan, kami akan coba survei dan lakukan perampingan di tepi jalan,’’ pungkasnya.(an/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban