Warung di Tuban Disatroni Maling, Gas Elpiji hingga Kotak Amal Ludes

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 11:02 WIB
Ilustrasi insiden pembobolan warung. (Radar Tuban/ AI)
Ilustrasi insiden pembobolan warung. (Radar Tuban/ AI)

RADARTUBAN - Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kabupaten Tuban setelah sebuah usaha warung yang berlokasi di kawasan strategis Jalan Sunan Kalijaga menjadi sasaran aksi pembobolan pada Minggu (23/8) dini hari.

Insiden tersebut menjadi perbincangan hangat publik setelah rekaman video yang beredar di media sosial pada Minggu siang memperlihatkan kondisi warung pasca-kejadian pembobolan beredar luas.

Baca Juga: Maling Aneh Bobol Rumah Warga Indramayu, Gas LPG dan Celana Dalam Jadi Incaran

Dalam video berdurasi singkat yang menggegerkan jagat maya itu, terlihat jelas dampak dari keterlibatan pelaku kejahatan. Dinding bagian samping warung tampak berlubang cukup besar akibat dibuka paksa dari luar. 

Puing-puing dan material reruntuhan tembok berbahan bata terlihat berserakan di atas lantai warung. 

Tak hanya merusak struktur fisik bangunan, pelaku juga disebut menyisir area dalam tempat usaha tersebut. 

Beberapa fasilitas kotak amal yang ada di lokasi kejadian tampak mengalami kerusakan pada bagian kunci penyekat. Kotak-kotak penyimpan uang donasi itu menganga bekas dibuka secara paksa, sementara seluruh uang tunai yang ada di dalamnya telah habis tak tersisa.

Selain menguras isi wadah amal, dituliskan juga dalam keterangan video bahwa pelaku juga berhasil membawa lari sejumlah aset operasional milik pengelola warung. Di antaranya yakni tujuh tabung gas LPG ukuran 3 kilogram dan sejumlah uang tunai hasil transaksi penjualan.

Dikonfirmasi terpisah mengenai insiden yang ramai di media sosial tersebut, pihak jajaran kepolisian daerah setempat mengaku belum mendapati adanya aduan resmi masuk dari pihak yang dirugikan.

"Sementara kami cek laporannya belum ada yang masuk," terang Kasat Reskrim Polresta Tuban AKP Bobby Irawan saat dihubungi oleh Jawa Pos Radar Tuban, Senin (24/8).

Hingga berita ini ditulis, jumlah nominal pasti dari kerugian materiil yang diderita oleh pihak pemilik tempat usaha tersebut masih belum bisa ditaksir secara terperinci. (*)

 

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
pembobolan warung Tuban Polresta tuban