Kebutuhan Hajatan Masih Tinggi, Ini Rincian Harga Bapok per 23 Agustus 2026

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 12:02 WIB
ilustrasi pasar bahan pokok
ilustrasi pasar bahan pokok

RADARTUBAN - Tren pergerakan harga bahan pokok (bapok) dan bumbu dapur di Kabupaten Tuban terus menunjukkan kurva menanjak sepanjang pekan ketiga Agustus 2026.

Tingginya aktivitas masyarakat dalam menggelar berbagai perayaan lingkungan serta hajatan warga ditengarai menjadi pemicu utama meningkatnya konsumsi, yang pada akhirnya memicu gejolak harga di pasar tradisional.

Pergerakan harga bumbu dapur di tingkat pedagang mulai terpantau merangkak naik sejak Selasa (18/8).

Baca Juga: Harga Sembako Hari Ini di Jawa Timur Naik-Turun, Cabai Melonjak, Bawang Merah Turun

Pada periode tersebut, lonjakan paling kentara dialami oleh komoditas bawang putih yang melambung sebesar Rp 3.200 per kilogram hingga menyentuh angka Rp 33.200 per kilogram.

Kenaikan tersebut turut mengekor pada cabai rawit merah yang naik menjadi Rp 46.600 per kilogram, serta bawang merah yang merangkak naik ke posisi Rp 27.200 per kilogram.

Di sisi lain, cabai merah keriting justru sempat meluncur turun cukup signifikan sebesar Rp 1.400 per kilogram, dari harga sebelumnya menjadi Rp 31.200 per kilogram.

Memasuki Minggu (23/8), alih-alih melandai pasca-puncak perayaan, tren pergerakan beberapa komoditas dapur utama justru berlanjut naik akibat tingginya dinamika pasokan di tingkat distributor.

dari data terbaru menunjukkan, cabai rawit merah kembali melesat hingga menyentuh Rp 48.200 per kilogram. Daging ayam ras yang semula berada di level Rp 37.600 per kilogram pada 18 Agustus, kini menyusul naik cukup signifikan ke angka Rp 39.600 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah bergerak naik tipis ke level Rp 27.400 per kilogram, bawang putih bertahan tinggi di angka Rp 33.200 per kilogram, dan cabai merah keriting makin melandai ke posisi Rp 30.600 per kilogram.

Berbeda dengan bumbu dapur dan komoditas hortikultura yang mengalami fluktuasi harga, kelompok bahan pokok utama masyarakat di Kabupaten Tuban dipastikan konsisten stabil.

Beras premium masih bertahan di harga Rp 14.900 per kilogram, sedangkan beras medium juga konsisten di angka Rp 13.500 per kilogram.

Kestabilan harga ini turut diikuti oleh komoditas minyak goreng kemasan yang bertahan di harga Rp 21.000 per liter, gula pasir Rp 17.000 per kilogram, serta daging sapi segar yang tetap kokoh bertahan di angka Rp 128.000 per kilogram. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
Sumber : Radar Tuban
bapok harga bumbu dapur Tuban sembako