Tak Semua CJH Lansia Prioritas Haji 2027 Tuban Berangkat, 15 Gugur

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB
Dari 39 CJH lansia yang masuk daftar prioritas haji 2027 di Tuban, hanya 24 orang dipastikan berangkat setelah verifikasi Kemenhaj. (Radar Tuban)
Dari 39 CJH lansia yang masuk daftar prioritas haji 2027 di Tuban, hanya 24 orang dipastikan berangkat setelah verifikasi Kemenhaj. (Radar Tuban)

RADARTUBAN – Tidak semua calon jemaah haji (CJH) lanjut usia (lansia) yang masuk daftar prioritas pemberangkatan haji 2027 dipastikan berangkat.

Hasil verifikasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tuban selama Agustus 2026 menunjukkan, dari 39 CJH lansia yang masuk daftar prioritas, hanya 24 orang yang dipastikan berangkat.

Sementara itu, 15 CJH lainnya dipastikan tidak dapat berangkat. Berdasarkan verifikasi lapangan melalui kunjungan ke rumah calon jemaah, sebagian diketahui telah meninggal dunia dan lainnya mengalami sakit keras, sehingga tidak memungkinkan mengikuti rangkaian ibadah haji.

Baca Juga: 39 CJH Lansia Tuban Tak Ikut Sekolah Haji, Kemenhaj Turun Langsung Cek Kesiapan

“Bagi yang sudah meninggal dunia dan sakit keras dipastikan tidak berangkat,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemenhaj Tuban Abd Ghofur kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Ghofur mengatakan, berkurangnya jumlah CJH lansia tersebut akan dilaporkan kepada Kemenhaj Jawa Timur. Kekosongan porsi haji itu tidak serta-merta dapat diisi oleh calon jemaah lain dari Tuban.

Porsi yang kosong akan dikembalikan ke provinsi untuk selanjutnya didistribusikan berdasarkan daftar urut yang berlaku. “Nanti porsi yang kosong itu akan dibagi kembali oleh provinsi berdasarkan daftar urut,” jelasnya.

Menurut Ghofur, CJH yang meninggal dunia masih memungkinkan porsi hajinya dilimpahkan kepada ahli waris.

Namun, penerima pelimpahan porsi tidak otomatis memperoleh status sebagai jemaah prioritas lansia. “Kalau pelimpahan berarti kembali ke nol lagi, karena tidak lagi mendapatkan prioritas lansia,” tegasnya.

Selain melakukan verifikasi terhadap daftar prioritas, Kemenhaj Tuban memastikan kesiapan CJH yang akan diberangkatkan. Kesiapan tersebut mencakup persyaratan administrasi dan kondisi kesehatan calon jemaah.

Kemenhaj Tuban selanjutnya mulai menyiapkan sejumlah persyaratan administrasi bagi CJH yang dipastikan berangkat. Salah satunya pemberkasan paspor.

Sebelumnya, Kemenhaj Tuban telah mengumpulkan berkas calon jemaah melalui kegiatan sekolah haji yang berlangsung pada 22 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 961 CJH yang masuk daftar prioritas pemberangkatan haji 2027. Jumlah itu terdiri dari 922 jemaah berdasarkan nomor porsi dan 39 jemaah yang mendapatkan prioritas lansia.

Sekolah haji sekaligus menjadi bagian dari proses verifikasi kesiapan calon jemaah untuk pelaksanaan ibadah haji 2027. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban cjh Haji ibadah