Health Evolution, Cara Dinkes Tuban Gambarkan Masa Depan Pelayanan Kesehatan

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:20 WIB
Peserta dari Dinkes P2KB Tuban, RSUD R. Ali Manshur Jatirogo, dan RSUD dr. R. Koesma Tuban tampil dengan kostum futuristik menggambarkan pelayanan kesehatan di masa depan. (Radar Tuban)
Peserta dari Dinkes P2KB Tuban, RSUD R. Ali Manshur Jatirogo, dan RSUD dr. R. Koesma Tuban tampil dengan kostum futuristik menggambarkan pelayanan kesehatan di masa depan. (Radar Tuban)

RADARTUBAN - Perkembangan dunia kesehatan dari masa ke masa ditampilkan dalam gelaran Tuban Specta Night Carnival (TSNC) 2026, Sabtu (29/8) malam.

Pertunjukan tersebut digelar Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban berkolaborasi dengan RSUD dr. R. Koesma Tuban dan RSUD R. Ali Mansyur Jatirogo.

Mengusung tema "Health Evolution: Guardian of Tomorrow (Transformasi Kesehatan Menuju Masa Depan)", pertunjukan ini mengajak masyarakat untuk melihat perkembangan pelayanan dan tenaga kesehatan di Kabupaten Tuban dari masa ke masa.

Baca Juga: Tuban Specta Night Carnival 2026 Digelar 29 Agustus, Ini Rute dan Rekayasa Lalin

Konsep pertunjukan dikemas dalam cerita petualangan melintasi waktu. Perjalanan tersebut dipimpin tokoh Doctor Strange yang menggunakan mesin waktu untuk membawa penonton menyaksikan gambaran dunia kesehatan dari berbagai era.

Cerita itu diperkuat dengan pertunjukan visual, musik, dan koreografi yang dinamis. Perpaduan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya transformasi pelayanan kesehatan.

Para tenaga kesehatan turut terlibat dalam pertunjukan dengan mengenakan kostum yang disesuaikan dengan alur cerita. Di antaranya, memakai kostum bergaya cosplay anime dan karakter gim futuristik.

Para nakes cosplay menjadi karakter anime dan membawa spanduk kampanye program pemerintah. (Radar Tuban)
Para nakes cosplay menjadi karakter anime dan membawa spanduk kampanye program pemerintah. (Radar Tuban)

Konsep ini merepresentasikan gambaran era mendatang, di mana layanan kesehatan diprediksi semakin modern dengan dukungan teknologi robotik serta Artificial Intelligence (AI). Sebagian peserta juga membawa spanduk kampanye yang mengangkat berbagai program pemerintah di bidang kesehatan.

Adegan pelayanan kesehatan turut ditampilkan. Salah satunya aksi tenaga kesehatan yang mendorong pasien menggunakan kursi roda.

Adegan tersebut menggambarkan pengabdian dan dedikasi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah gambaran modernisasi kesehatan, identitas lokal Tuban tetap ditampilkan. Unsur budaya daerah, termasuk batik Tuban, digunakan dalam sejumlah kostum dan penampilan.

Peserta dari Dinkes P2KB Tuban, RSUD R. Ali Manshur Jatirogo, dan RSUD dr. R. Koesma Tuban bersama menampilkan koreografi di hadapan penonton dan tamu undangan. (Radar Tuban)
Peserta dari Dinkes P2KB Tuban, RSUD R. Ali Manshur Jatirogo, dan RSUD dr. R. Koesma Tuban bersama menampilkan koreografi di hadapan penonton dan tamu undangan. (Radar Tuban)
Dengan demikian, pesan tentang perkembangan dunia kesehatan dipadukan dengan karakter budaya daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes P2KB Tuban, drg Roikan, mengatakan tema tersebut dipilih untuk menggambarkan perubahan dunia kesehatan yang terus berkembang.

‘’Mulai dari pola pelayanan, teknologi, hingga peran tenaga kesehatan yang semakin berkembang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga: Waspada Bahaya Putus Obat! Dinkes Tuban Kejar 4 Persen Penderita HIV yang Ternyata Belum Akses Pengobatan

Menurut Roikan, kolaborasi tiga institusi kesehatan dalam TSNC 2026 menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dunia kesehatan kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih kreatif.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada tenaga kesehatan yang selama ini berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Tuban.

Keterlibatan Dinkes dan RSUD dalam event ini merupakan bentuk promosi sekaligus dukungan penuh terhadap setiap program pemerintah daerah.

‘’Ini adalah wujud partisipasi kami dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang puncaknya ditandai dengan perhelatan Tuban Specta Night Carnival 2026, sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan masyarakat Kabupaten Tuban,’’ kata Roikan. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban anime carnival dinkes