RADARTUBAN - Penyebab kebakaran yang melanda area parkir Cargo Utara PT Semen Logistik (Silog) di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, masih belum diketahui.
Sehari setelah kejadian, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api yang menghanguskan ratusan palet kayu dan 13 dump truck milik PT Semen Indonesia Grup (SIG).
Kebakaran terjadi pada Rabu (2/9) siang. Api baru benar-benar berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman dan pembasahan berlangsung sekitar 15 jam.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Area Parkir Cargo Milik PT Silog, 13 Truk dan Tumpukan Palet Hangus Terbakar
Kabid Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tuban Sutaji mengatakan, proses pembasahan baru selesai sekitar pukul 05.00, Kamis (3/9).
“Pukul 05.00 pagi tadi (kemarin, Red) personel damkar baru selesai melakukan pembasahan. Banyak personel yang kami terjunkan untuk melakukan pemadaman,” ungkap Sutaji kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Menurut dia, sebanyak enam armada pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Tiga armada berasal dari Damkar Tuban dan tiga lainnya milik SIG.
Pemadaman juga didukung dua kendaraan water supply, tiga forklift, dan satu alat berat ekskavator. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu petugas menjangkau sekaligus memadamkan titik-titik api.
“Total 26 personel damkar yang terjun. Di samping itu, juga ada beberapa personel gabungan dari beberapa unsur yang turut bahu-membahu melakukan pemadaman,” jelas Sutaji.
Mantan Camat Bancar itu mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 14.22 oleh seorang pekerja di lokasi. Saat diketahui, api sudah membesar.
“Pelapor mengaku sempat mendengar adanya ledakan, disinyalir berasal dari ban mobil yang terbakar,” beber dia.
Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan palet kayu dan 13 dump truck milik PT SIG. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 400 meter persegi.
“Kerugian yang ditaksir diperkirakan cukup banyak. Saat ini masih proses pendalaman lebih lanjut,” terang lulusan pascasarjana Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya itu.
Sutaji menegaskan, hingga Kamis, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Berdasarkan informasi yang diterima Damkar Tuban, polisi masih melakukan identifikasi untuk mengetahui sumber api.
Baca Juga: Warga Ring Satu Tuntut Transparansi CSR PT SILOG Tuban, Ini Poin Masalahnya
Terkait kemungkinan adanya unsur kesengajaan, Sutaji memilih tidak berspekulasi. Pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, kata dia, juga tidak menemukan indikasi kebakaran berasal dari gangguan listrik.
“Kemarin kita cek penyebabnya dari kelistrikan tidak terindikasi. Untuk saat ini kami menyerahkan pada aparat kepolisian yang tengah mendalami penyebabnya,” tandasnya. (an/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban