Kunjungi Radar Tuban, Putri Pariwisata Jawa Timur Bagikan Pengalaman dan Tips Personal Branding

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 14:38 WIB
Manajer Digital Radar Tuban bersama Putri Pariwisata Jatim, Selasa (8/9). (Dokumentasi Radar Tuban)
Manajer Digital Radar Tuban bersama Putri Pariwisata Jatim, Selasa (8/9). (Dokumentasi Radar Tuban)

RADARTUBAN – Siswi SMAN 1 Rengel yang juga menyandang gelar Putri Pariwisata Jawa Timur, Najwa Ulhaq Nur Syifa, membagikan pengalaman dan wawasannya seputar pentingnya public speaking serta personal branding di era digital dalam kunjungannya di Jawa Pos Radar Tuban, Selasa (8/9). 

Tak sekadar berbagi ilmu, kehadiran Najwa dalam sesi diskusi interaktif bersama perserta magang Jawa Pos Radar Tuban tersebut sekaligus menjadi momen penting memohon doa dan dukungan untuknya bersiap melaju ke ajang bergengsi Putri Pariwisata Nusantara di tingkat nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Najwa menyebut, bahwa media sosial kini menjadi sarana yang sangat strategis bagi generasi muda untuk membangun citra diri positif sekaligus mempromosikan potensi wisata daerah ke tingkat yang lebih tinggi. 

Baca Juga: Najwa Ulhaq Nur Syifa Buktikan Mimpi Tak Mengenal Asal, Sabet Runner-Up 1 Putri Pariwisata Jatim

"Media sosial itu sangat potensial bagi anak muda. Kita bisa menggunakannya sebagai sarana branding diri, salah satunya melalui promosi tempat-tempat wisata lokal yang ada di sekitar kita," ujar Najwa di hadapan para peserta diskusi.

Najwa mengungkapkan, bahwa keberhasilannya meraih prestasi di tingkat provinsi hingga melangkah ke tingkat nasional tidak lepas dari keberaniannya dalam mengasah kemampuan berbicara di depan umum dan mengoptimalkan media sosial secara bijak. 

Menurutnya, rasa percaya diri, pola pikir kritis, serta kreativitas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki ketika ingin menyampaikan gagasan di depan publik.

Senada dengan hal tersebut, Manajer Digital Jawa Pos Radar Tuban Yudha Satria Aditama menegaskan, membangun branding diri sejak usia muda diperlukan. 

Menurutnya, mempublikasikan kemampuan atau bakat di media sosial bukanlah bentuk pamer, melainkan upaya menunjukkan kualitas diri secara profesional.

"Di usia kalian, branding itu sangat penting untuk menunjukkan kemampuan diri. Ini bukan berarti sombong atau pamer. Kalau kalian punya kemampuan, tunjukkan dan unggah di media sosial. Itu adalah bagian dari kualitas branding," tegas Yudha.

Lebih lanjut, dia mengajak para peserta untuk terlebih dahulu menjadi figur publik bagi kehidupan mereka sendiri sebelum menginspirasi orang banyak.

Artinya, setiap individu harus mampu memimpin dan mengenali potensi dirinya sebelum memengaruhi orang lain. 

"Jadilah public figure dulu di dalam hidup kalian sendiri. Temukan dulu bakatmu. Kalau merasa belum punya, itu tidak masalah, minimal kamu punya pilihan untuk terus mencoba, berkembang, dan berani mengambil peluang," pungkasnya.

Diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif ini ditutup dengan gelora semangat dukungan dari untuk Najwa Ulhaq Nur Syifa. 

Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan tidak hanya termotivasi untuk lebih percaya diri berbicara di depan publik, tetapi juga aktif berkontribusi mendukung putra-putri daerah yang berjuang membawa nama harum daerah di kancah nasional. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
Sumber : Radar Tuban
putri pariwisata jawa timur personal branding public speaking Radar Tuban