RADARTUBAN – Kontraktor proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tuban, PT Waskita Karya merasa tidak pernah memberikan membebankan perbaikan drainase di lingkungan sekitar SR kepada Pemkab Tuban.
Dan kalaupun ada perbaikan saluran yang dilakukan pemerintah daerah, itu tidak ada kaitannya dengan dampak proyek SR.
‘’Saya kurang paham, drainase yang dibangun pemkab itu yang mana?’’ ujar Koordinator Wilayah Pembangunan Sekolah Rakyat Tuban sekaligus perwakilan PT Waskita Karya, Agus Saputra kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Baca Juga: Muka Air Drainase Lebih Tinggi, Anak Sungai Karangsari Tuban Dikhawatirkan Tetap Rawan Meluap
Agus tidak menampik adanya kerusakan drainase di lingkungan sekitar yang diakibatkan oleh pembangunan pagar SR.
Namun, tegas dia, kerusakan saluran yang dikeluhkan warga tersebut telah diperbaiki.
‘’Drainase yang terdampak pembangunan di sisi barat pagar SR telah kami diperbaiki semua, dari utara hingga selatan,’’ klaimnya.
Karena itu, tegas dia, pembangunan drainase di sekitar lokasi SR yang dianggarkan Pemkab Tuban di perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) sebesar Rp 2,2 miliar tidak ada kaitannya dengan kerusakan saluran yang diakibatkan pembangunan pagar SR.
‘’Itu (rencana pembangunan drainase, red) di luar dari apa yang sudah kami perbaiki,’’ ujarnya.
Selain itu, lanjut Agus, pembangunan selokan di luar area SR juga bukan tanggung jawab perusahaannya.
‘’Jadi, itu (drainase di luar SR bukan tanggung jawab kami. WK (Waskita Karya) hanya memperbaiki selokan yang terdampak akibat pembangunan SR Tuban,’’ bebernya.
Terpisah, Budiono, warga sekitar SR di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, mengatakan, terkait rencana pembangunan drainase tersebut, beberapa waktu lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-PRKP) Tuban telah melakukan survei lapangan. Tepatnya titik-titik yang akan dibangun saluran.
‘’Salah satunya yang dilihat yakni aliran air menuju ke SMAN 4 Tuban. Tapi katanya perlu pembebasan lahan,’’ ujarnya.
Budiono mengakui bahwa rencana pembangunan drainase yang menelan anggaran kurang lebih Rp 2,2 miliar, itu di luar drainase yang diprotes warga.
Baca Juga: Saluran Rusak Imbas Pagar Sekolah Rakyat, Pemkab Tuban Siapkan Rp 2,2 Miliar untuk Perbaikan
‘’Tapi sepertinya, itu nanti nyambung untuk pembuangan air yang mengalir dari drainase di sekitar SR,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut, dia juga membenarkan bahwa drainase yang sempat dikeluhkan warga sudah diperbaiki oleh PT Waskita Karya.
Namun, masih ada tuntutan lain yang belum diberesi oleh WK, yakni soal kabel yang semrawut.
‘’Intinya, kalau nanti warga sampai kebanjiran karena adanya pembangunan SR di sini, maka kami akan menuntut kepada pemerintah untuk menyelesaikannya,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban