RADARTUBAN – Partisipasi generasi muda, khususnya kalangan siswa atau pelajar di Kabupaten Tuban, dalam kegiatan donor darah dinilai masih tergolong minim.
Angka sumbangan darah dari kelompok pelajar tercatat belum menyentuh angka 10 persen dari sekitar 16 ribu pendonor di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Tuban.
Humas UDD PMI Tuban Sarju Efendi mengungkapkan, bahwa mayoritas pendonor aktif saat ini masih didominasi oleh kelompok pekerja dari instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.
"Kalau persentase pendonor dari kalangan siswa atau pelajar memang masih tergolong minim, ya tidak sampai 10 persen dari total pendonor kami. Lebih banyak ke pekerja dari perusahaan atau instansi," ujar Sarju kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Jaring Pendonor Pemula di Sekolah
Menanggapi kondisi tersebut, UDD PMI Tuban berkomitmen untuk memacu edukasi dan sosialisasi mengenai manfaat donor darah di lingkungan sekolah.
Langkah ini ditujukan untuk menjaring potensi pendonor pemula, khususnya siswa SMA dan SMK kelas 11 serta 12 yang baru menginjak usia 17 hingga 18 tahun.
Guna mengoptimalkan sosialisasi di tingkat sekolah, pihaknya mengandalkan peran aktif dari jejaring Palang Merah Remaja (PMR) yang ada di sekolah-sekolah.
"Untuk edukasi memang perlu kami tingkatkan. Ke depannya kami jadwalkan ke sekolah-sekolah untuk menjaring calon pendonor baru bagi siswa yang sudah masuk usia 17 dan 18 tahun," jelasnya.
Syarat Tubuh Fit dan Peringatan Kadar Hb Rendah
Terkait persiapan fisik sebelum mendonorkan darah, Sarju mengimbau calon pendonor untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
Masyarakat disarankan mengonsumsi lebih banyak air putih setidaknya dua hingga tiga hari sebelum jadwal donor.
Khusus bagi calon pendonor perempuan muda, dia memberikan catatan khusus terkait kadar hemoglobin (Hb).
Sebab, kasus penolakan calon pendonor perempuan paling sering diakibatkan oleh tingkat Hb yang di bawah standar minimal 12,5 g/dL.
"Kalau perempuan biasanya kondisinya lebih banyak penolakan di Hb-nya karena cenderung lebih rendah. Maka dari itu, bagi yang perempuan diperbanyak makan sayur atau daging-dagingan sebelum melakukan donor," imbaunya. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban