RADARTUBAN – Pemandangan tak biasa terjadi di Desa Sukoharjo, Kecamatan Bancar, lKabupaten Tuban, Sabtu (19/9) malam.
Sebanyak 37 warga desa tersebut berangkat umrah bersama setelah menyiapkan biaya perjalanan ibadah dengan cara menabung. Momen itu terasa semakin istimewa karena Kepala Desa setempat, Mimin, turut berada dalam rombongan.
Dari balai desa, satu per satu jamaah naik bus yang akan membawa mereka menuju Bandara Juanda.
Bagi puluhan warga Sukoharjo itu, perjalanan tersebut bukan sekadar soal berangkat ke Tanah Suci, tetapi juga menjadi buah dari kesabaran menyiapkan biaya umrah secara bersama-sama.
Baca Juga: Inilah Bulan Terbaik untuk Kamu Yang Ingin Berangkat Umroh Pertama Kali, Lebih Nyaman dan Bersahabat
37 Warga Berangkat Bersama
Sebanyak 37 warga Desa Sukoharjo mengikuti keberangkatan umrah bersama salah satu biro travel umrah yang beroperasi di Tuban.
Mereka diberangkatkan dari balai desa menggunakan bus pada Sabtu malam.
Cara menabung menjadi jalan yang dipilih warga untuk mewujudkan keinginan menjalankan ibadah umrah.
Keberangkatan tersebut sekaligus menjadi momen kebersamaan warga.
Apalagi, kepala desa setempat, Mimin, juga ikut dalam rombongan jamaah.
Jadi Desa Ketiga yang Berangkat Bareng
Perwakilan biro travel, Abdussalam, mengatakan Desa Sukoharjo menjadi desa ketiga yang diberangkatkan untuk mengikuti program umrah bersama.
“Sukoharjo merupakan desa ketiga yang berangkat umrah bareng,” kata Salam.
Pada Juli lalu, puluhan warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek juga diberangkatkan dalam program serupa.
Sebelumnya, biro travel tersebut telah memberangkatkan warga Brondong, Lamongan untuk menjalankan ibadah umrah bersama.
Baca Juga: Viral Foto di Makkah, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tak Pernah Berangkat Umrah
Total 77 Jamaah Berangkat
Dalam keberangkatan kali ini, jumlah jamaah tidak hanya berasal dari Desa Sukoharjo. Total terdapat 77 jamaah yang berangkat bersama biro travel tersebut.
Program keberangkatan secara berkelompok ini menunjukkan pola baru di tengah masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan ibadah.
Menabung menjadi salah satu cara yang digunakan warga untuk mengumpulkan biaya hingga akhirnya bisa berangkat bersama.
Bagi warga Sukoharjo, Sabtu malam menjadi awal perjalanan panjang menuju Tanah Suci. Sebuah ikhtiar yang dipersiapkan jauh sebelum bus meninggalkan balai desa. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban