1.000 Titik PJU Dipasang hingga Pelosok Desa, P-APBD Tuban Tambah Rp 9,8 Miliar

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 12:29 WIB
Sebanyak 1.000 titik PJU akan dipasang di sejumlah kecamatan hingga pelosok desa setelah Pemkab Tuban menambah anggaran Rp 9,8 miliar. (Radar Tuban)
Sebanyak 1.000 titik PJU akan dipasang di sejumlah kecamatan hingga pelosok desa setelah Pemkab Tuban menambah anggaran Rp 9,8 miliar. (Radar Tuban)

RADARTUBAN - Pemkab Tuban menambah anggaran pemasangan penerangan jalan umum (PJU) pada Perubahan APBD (P-APBD) 2026.

Tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk memasang seribu titik PJU di sejumlah ruas jalan kecamatan hingga pelosok desa.

Tambahan itu diberikan setelah anggaran pemasangan PJU pada APBD murni terdampak efisiensi.

Dalam APBD murni, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban hanya mendapat anggaran Rp 3,1 miliar untuk pemasangan 242 titik PJU baru.

Baca Juga: DLHP Tuban Siapkan Rp 2 Miliar untuk Beli Truk Skylift, Dukung Perawatan PJU dan Pohon

Pada P-APBD, anggaran tersebut ditambah Rp 9,8 miliar. Dana itu disiapkan untuk 15 paket pemasangan PJU di sejumlah ruas jalan kecamatan.

Kepala DLHP Tuban Anthon Tri Laksono mengatakan, penambahan anggaran dilakukan karena masih banyak ruas jalan yang belum mendapatkan penerangan.

Karena itu, melalui P-APBD, Pemkab Tuban kembali menambah anggaran agar titik-titik yang belum mendapatkan penerangan dapat dipasangi PJU. ‘’Jadi ditambah seribu titik itu tersebar di beberapa kecamatan,’’ ujarnya.

Menurut Anthon, pemasangan PJU tersebut juga diarahkan untuk menuntaskan pekerjaan penerangan jalan yang belum selesai pada 2025.

Sejumlah ruas jalan masih memiliki titik yang minim penerangan. ‘’Ini juga untuk mencukupi ruas jalan yang kemarin belum tuntas. Ada beberapa spot yang masih kosong,’’ bebernya.

Untuk pemasangan kali ini, DLHP lebih banyak menggunakan jaringan listrik PLN. Konsekuensinya, semakin banyak titik lampu yang terpasang, semakin besar pula tagihan listrik yang harus dibayarkan Pemkab Tuban kepada PLN.

Anthon mengatakan, salah satu upaya menekan biaya listrik dilakukan dengan menggunakan lampu LED.

Sementara pemasangan PJU dengan tiang sekaligus tenaga surya tidak dipilih karena membutuhkan biaya lebih besar. 

‘’Tidak ada yang dipasang tiang sekaligus tenaga surya, karena biayanya lebih mahal,’’ imbuhnya.

Baca Juga: Tagihan Listrik PJU Tuban Turun Drastis Meski Jumlah Lampu Bertambah, Begini Caranya

Anthon berharap penambahan titik PJU tersebut dapat menerangi desa-desa yang masih minim penerangan. Menurut dia, luas wilayah Tuban membuat kebutuhan penerangan jalan masih cukup besar.

Mantan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Tuban itu mengatakan, pemasangan PJU akan terus dilakukan untuk menuntaskan program penerangan jalan hingga pelosok desa.

‘’Dengan penerangan yang memadai, masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman pada malam hari, sekaligus dapat menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas,’’ pungkasnya. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban DLHP PJU apbd