RADARTUBAN – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di Dusun Dolok, Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Senin (21/9) siang.
Musibah memilukan tersebut mengakibatkan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun menderita luka bakar serius hingga 85 persen.
Saat insiden terjadi, kobaran api membakar dengan cepat seluruh bangunan rumah milik Siswati, hingga memicu kepanikan warga di permukiman setempat.
Baca Juga: Kebakaran Kapal di PPI Karangagung Tuban, Dua Kapal Porsen Hangus Terbakar
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji mengonfirmasi, bahwa pos pemadam menerima laporan darurat dari perangkat desa setempat pada pukul 11.52 WIB.
"Usai menerima laporan, armada pemadam dari Pos Rengel dan MAKO Tuban langsung diterjunkan ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK)," ujar Sutaji dalam keterangan resminya.
Dua unit armada damkar bersama personel gabungan Satpol PP, perangkat desa, serta warga sekitar bahu-membahu memadamkan si jago merah.
Api utama berhasil dijinakkan petugas sekitar pukul 12.19 WIB.
Setelah itu, tim melanjutkan proses pembasahan hingga pukul 13.04 WIB guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu timbulnya titik kebakaran susulan.
Diduga Korsleting Listrik dan Kerugian Puluhan Juta
Mengenai pemicu awal amukan si jago merah, petugas menduga adanya gangguan arus pendek pada instalasi listrik bangunan.
"Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu akibat korsleting listrik," imbuhnya.
Akibat insiden ini, bangunan rumah seluas 60 meter persegi beserta seluruh barang berharga di dalamnya ludes dilalap api. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 70 juta.
Kendati demikian, respons cepat tim pemadam berhasil melokalisasi kobaran api sehingga mampu menyelamatkan aset dapur korban serta deretan rumah tetangga di sekitarnya dengan taksiran nilai mencapai Rp 300 juta.
Sementara itu, korban yang mengalami luka bakar parah di sekujur tubuhnya langsung dievakuasi warga dan petugas untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Korban mengalami luka bakar sekitar 85 persen dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Koesma Tuban," ungkapnya melanjutkan.
Lebih lanjut, mantan Camat Bancar ini menyampaikan bahwa pihaknya menginisiasi Pemkab Tuban melalui BPBD dan Baznas Tuban memberikan bantuan pengobatan.
“Anak itu juga merupakan anak berkebutuhan khusus, oleh karena itu kami juga mendorong RSUD dr R Koesma untuk memberikan perawatan sepenuhnya agar korban lekas pulih," pungkasnya. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban