Produktif Kelola Web Desa, SIDEKA-NG Tuban Terbaik 3 Nasional: Perpusda Masuk 3 Besar TPBIS se-Jatim

Ahmad Atho'illah • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 09:10 WIB
Pemkab Tuban mencatat dua prestasi. SIDEKA-NG desa masuk tiga besar nasional, sedangkan Perpusda Tuban meraih posisi ketiga di Jatim. (Istimewa)
Pemkab Tuban mencatat dua prestasi. SIDEKA-NG desa masuk tiga besar nasional, sedangkan Perpusda Tuban meraih posisi ketiga di Jatim. (Istimewa)

RADARTUBAN - Pengelolaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di lingkup Pemkab Tuban kembali diakui di level nasional. Kali ini terkait pemanfaatan Sistem Informasi Desa Dan Kawasan-New Generation (SIDEKA-NG).

Melalui pembinaan yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Tuban, pengelolaan web terkait layanan publik dan keterbukaan informasi di tingkat desa/kelurahan, itu berhasil meraih peringkat tiga terbaik nasional.

Sebagaimana diketahui, SIDEKA-NG merupakan aplikasi umum berbasis elektronik yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk mendukung digitalisasi tata kelola pemerintahan di tingkat desa/kelurahan.

Baca Juga: Perpustakaan Konvensional Tetap Penting, Angka Kunjungan Perpusda Tuban Tembus 187 Ribu Orang

Di antara layanan publik dan keterbukaan informasi itu meliputi administrasi internal, persuratan elektronik, tanda tangan digital kepala desa, sinkronisasi data kependudukan, dan pengaduan masyarakat.

Selain itu, juga mencakup profil desa, pengumuman, laporan, serta data statistik untuk transparansi informasi publik, serta program-program tentang pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan desa seperti layanan bank sampah.

Dari penilaian yang dilakukan Kemkomdigi, Pemkab Tuban berhasil melakukan pembinaan terhadap web-web desa dengan baik.

Tuban kembali mencatat prestasi di bidang digitalisasi pemerintahan dan literasi. SIDEKA-NG masuk tiga besar nasional, TPBIS tiga besar Jatim. (Istimewa)
Tuban kembali mencatat prestasi di bidang digitalisasi pemerintahan dan literasi. SIDEKA-NG masuk tiga besar nasional, TPBIS tiga besar Jatim. (Istimewa)

‘’Capaian ini (meraih peringkat 3 terbaik nasional, red) merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam mengelola informasi melalui SIDEKA-NG,’’ kata Kepala Diskominfo-SP Tuban Arif Handoyo.

Dan atas capaian membanggakan tersebut, terang Arif, Pemkab Tuban menyampaikan apresiasi terhadap desa-desa yang selama ini aktif mengelola website pemerintah desa.

‘’Agar ke depan semakin lebih baik, kami akan terus melakukan bimbingan teknis dan pendampingan terhadap web-web desa di 311 desa se-Kabupaten Tuban, baik dalam hal pengelolaan konten maupun pembaruan data,’’ tuturnya.

Ditegaskan Arif dan sebagaimana yang selalu ditekankan oleh Bupati Aditya Halindra Faridzky, tujuan dari pemanfaatan teknologi informasi adalah kemudahan akses dan keterbukaan informasi publik.

Pengelolaan website desa melalui SIDEKA-NG mengantarkan Tuban masuk tiga besar nasional. Perpusda Tuban juga berprestasi di tingkat Jatim. (Istimewa)
Pengelolaan website desa melalui SIDEKA-NG mengantarkan Tuban masuk tiga besar nasional. Perpusda Tuban juga berprestasi di tingkat Jatim. (Istimewa)

Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo-SP Tuban Sumarno menambahkan, produktivitas website SIDEKA-NG dinilai dari sejumlah aspek. Di antaranya, pengelolaan berita, galeri kegiatan, pengumuman, dan agenda desa.

Menurutnya, dari berbagai konten yang tersedia, berita menjadi informasi paling banyak dikelola melalui website SIDEKA-NG. Karena itu, pembaruan berita menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

‘’Pengelolaan SIDEKA-NG tidak hanya sebagai sarana penyajian berita, tapi juga menjadi ruang bagi pemerintah desa untuk menyampaikan pengumuman, agenda, dan informasi kegiatan kepada masyarakat,’’ tandasnya.

Baca Juga: Mengapa Banyak Buku Berlabel Bestseller? Penulis Fantasi Ternama Ungkap Alasannya

Masuk Tiga Besar TPBIS se-Jatim

Di bagian lain, melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) 2026, Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Tuban berhasil meraih peringkat ketiga terbaik se-Jawa Timur.

Dari penilaian yang dilakukan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM) Tahun 2026, Perpusda Tuban memperoleh nilai 78 dengan kategori Tinggi/Hijau.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tuban Drs. Endro Budi Sulistyo mengatakan, capaian tersebut menjadi gambaran dari upaya mengembangkan perpustakaan agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan perlu memberi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan sekaligus mengembangkan keterampilan.

‘’Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan berkegiatan bagi masyarakat,’’ tuturnya usai mengikuti Peer Learning Meeting 2026 di Surabaya beberapa waktu lalu.

Endro menjelaskan, TPBIS memberikan ruang bagi perpustakaan untuk menghadirkan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Perpustakaan tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menjadi tempat masyarakat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

‘’Program ini menempatkan perpustakaan sebagai ruang membaca, aktivitas literasi, pengembangan keterampilan hidup, serta ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran kontekstual,’’ jelasnya. 

Di Kabupaten Tuban, pendekatan tersebut diterapkan melalui pengembangan perpustakaan desa. Mei lalu, misalnya, Dispersip menggelar bimbingan teknis SPP-TIK TPBIS yang melibatkan pengelola 11 perpustakaan desa. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas perpustakaan desa sebagai pusat literasi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: 60 Persen Pengunjung Perpustakaan Daerah Tuban Didominasi Gen Z

Selain itu, lanjut dia, kegiatan literasi juga dikembangkan dalam berbagai bentuk. Salah satunya melalui lomba monolog bagi pelajar.

‘’Kegiatan semacam ini merupakan bagian dari upaya menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk belajar dan berkarya,’’ paparnya. 

Endro berharap, kolaborasi dengan berbagai pihak yang sudah terjalin baik dapat berkelanjutan dan semakin luas.

‘’Dukungan dan kolaborasi dari berbagai adalah kunci keberhasilan. Dan sebagaimana harapan Mas Bupati (Aditya Halindra Faridzky), perpustakaan harus hadir sebagai ruang tumbuh dan berkembang bagi masyarakat Tuban,’’ tandasnya. (tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban spbe Diskominfo SP Kemkomdigi