Tanggul Jebol Sejak Juni, 90 Keluarga di Sidomulyo Tuban Terancam Gelombangr

Andreyan (An) • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 11:25 WIB
Kondisi abrasi di pantai kawasan pemukiman RT 03, RT 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, Rabu (23/9). (M. Adib Turmudzi/Radar Tuban)
Kondisi abrasi di pantai kawasan pemukiman RT 03, RT 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, Rabu (23/9). (M. Adib Turmudzi/Radar Tuban)

RADARTUBAN - Warga RT 03 RW 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban menghadapi ancaman abrasi yang merusak tanggul pembatas laut di kawasan permukiman setempat.

Tiga bulan setelah tanggul rusak diterjang gelombang besar, belum terlihat penanganan lanjutan.

Kerusakan tanggul terjadi pada Juni 2026. Gelombang besar menghantam tanggul hingga jebol dan membentuk lubang besar di kawasan pesisir.

Baca Juga: Kisah Tiga Kampung Hilang di Agam Akibat Abrasi

Hingga Rabu (23/9), kerusakan justru terlihat semakin meluas.

Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran warga, terutama ketika cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi. Padahal, lokasi permukiman tersebut hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari gedung Pemkab Tuban.

Sanawi, 39, warga setempat, mengatakan, kerusakan tanggul mengakibatkan warga tidak lagi memiliki penghalang yang memadai untuk menahan gelombang laut.

Dia mengaku waswas apabila cuaca buruk kembali terjadi. ‘’Jangan sampai menunggu ada korban, pemerintah baru bergerak,’’ ungkapnya.

Menurut Sanawi, sekitar 90 keluarga berpotensi terdampak apabila gelombang tinggi kembali menerjang kawasan tersebut. Air laut dikhawatirkan masuk ke akses permukiman hingga rumah warga.

‘’Kalau gelombang tinggi pasti airnya masuk ke akses pemukiman warga, yang kami khawatirkan adalah jika sampai airnya masuk rumah,’’ ujar dia.

Kekhawatiran serupa disampaikan Umah, 48, warga lainnya. Rumah Umah hanya berjarak sekitar 5 meter dari titik abrasi.

‘’Kasihan anak-anak kalau air sampai masuk rumah, pasti tidak bisa tidur nyenyak,’’ keluhnya.

Selain merusak tanggul pembatas laut, gelombang tinggi juga menyebabkan fasilitas sanitasi umum warga di kawasan tersebut ambruk.

Umah mengungkapkan, hingga kini belum ada penanganan terhadap kerusakan tersebut. Beberapa bulan lalu, menurut dia, sejumlah pejabat sempat meninjau lokasi.

Baca Juga: Tanggul Laut Sidomulyo Tuban Kian Terkikis, Puluhan Rumah Warga Terancam Ombak

‘’Sejauh ini belum ada penanganan apa-apa, beberapa bulan lalu pernah ada pejabat yang meninjau di sini, berfoto-foto tapi setelah itu belum ada tindak lanjut lagi,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi mengenai penanganan abrasi di permukiman warga Kelurahan Sidomulyo hingga berita ini ditulis pukul 15.00 kemarin. Pertanyaan tertulis yang dikirim melalui WhatsApp belum direspons. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban Cuaca Buruk abrasi Sidomulyo