Bakar Sampah Diduga Picu Kebakaran Bangunan Warga Bancar Tuban

Andreyan (An) • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:40 WIB
Kondisi bangunan kandang warga Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar setelah terbakar, kemarin (24/9). (Radar Tuban)
Kondisi bangunan kandang warga Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar setelah terbakar, kemarin (24/9). (Radar Tuban)

RADARTUBAN - Sebuah bangunan milik warga Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar, kemarin (24/9) siang terbakar.

Kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah yang berada di dekat bangunan tersebut.

Api pertama kali diketahui Nahad, 30, warga setempat, saat melintas di belakang rumah. Bangunan yang terbakar diketahui milik Kamid, 40.

Melihat api mulai membesar, Nahad meminta bantuan warga. Warga bersama polisi dan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Baca Juga: Minim Armada Laut, Damkar Tuban Belum Memiliki Kapal Khusus Pemadam Kebakaran

Kapolsek Bancar Iptu Dwi Purwoko mengatakan, setelah menerima laporan warga, polisi langsung menerjunkan personel ke lokasi.

‘’Beruntung tak sampai memakan waktu lama, api mampu dipadamkan. Kobaran api tidak sampai merembet bangunan sekitarnya termasuk warga setempat lainnya,’’ ungkap dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan penyelidikan awal, polisi menduga api berasal dari pembakaran sampah di belakang kandang. Api kemudian merembet karena tertiup angin dan mengenai material yang mudah terbakar.

Dwi mengatakan, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran berlangsung, pemilik rumah berada di bagian depan rumah.

Api hanya membakar perabotan yang sebagian besar merupakan barang bekas. Adapun nilai kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam penghitungan petugas.

Dia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan api, terutama selama musim kemarau. Angin kencang di wilayah pesisir juga dapat mempercepat penyebaran api.

‘’Insiden ini semoga menjadi alarm bagi masyarakat. Musim kemarau sekarang ini agar berhati-hati dengan api. Angin kencang terutama di daerah pesisir sangat mudah membuat api merambat cepat,’’ tandasnya. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban Desa Bulujowo Bancar