RADARTUBAN — Pemkab Tuban kembali menghadapi kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Dua pejabat eselon II akan memasuki masa pensiun pada 1 Oktober 2026, menambah sembilan jabatan eselon II yang sebelumnya telah kosong.
Dua pejabat yang akan pensiun tersebut adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tuban Endro Budi Sulistyo dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Tuban Arif Handoyo.
Dengan tambahan tersebut, terdapat 11 jabatan eselon II di lingkungan pemkab setempat yang belum memiliki pejabat definitif. Dari total 29 jabatan eselon II, hanya 18 yang masih ditempati pejabat definitif.
Baca Juga: Lepas Jabatan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Wujudkan Candaan Mancing Ikan di Belakang Rumah
Sembilan jabatan yang sebelumnya kosong adalah kepala dinas pendidikan; kepala badan pengelolaan keuangan, pendapatan, dan aset daerah (BPKPAD); kepala satuan polisi pamong praja dan pemadam kebakaran (satpol PP damkar), kepala dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (dinkes P2KB), serta kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP).
Selain itu, jabatan asisten administrasi umum sekda, staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, direktur RSUD dr. R. Koesma, serta inspektur Inspektorat Tuban juga masih kosong.
Kepala Dispersip Tuban Endro Budi Sulistyo mengatakan, masa jabatannya akan berakhir setelah sekitar satu tahun memimpin dispersip.
Masa pengabdiannya berakhir pada 30 September dan sehari setelahnya dia memasuki masa pensiun.
"Kemarin saya juga sudah pamitan ke teman-teman, dan di hari-hari terakhir ini tinggal membereskan beberapa pekerjaan sebelum saya tinggal,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Selama menjabat, Endro mengaku cukup puas dengan sejumlah capaian yang diraih. Salah satunya adalah peringkat ketiga terbaik se-Jawa Timur melalui program inklusi sosial. “’Ini bisa menjadi tinggalan selama saya menjabat,’’ imbuhnya.
Setelah pensiun, Endro berencana lebih banyak bersantai di rumah. Dia juga akan kembali menekuni hobinya merawat bunga anggrek.
"Nanti bisa lebih fokus merawat anggrek di rumah,’’ ujarnya. (fud/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban