Pemkab Tuban Gelontorkan Rp 28,5 M untuk Tambah 2.000 Titik PJU pada 2027

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 16:32 WIB
Penerangan jalan umum di Jalan Raya Tegalrejo, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak menerangi jalan persawahan yang jauh dari pemukiman.
Penerangan jalan umum di Jalan Raya Tegalrejo, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak menerangi jalan persawahan yang jauh dari pemukiman. (M. Mahfudz Muntaha/Radar Tuban)
RADARTUBAN - Meski proyeksi pendapatan APBD tahun depan menurun, Pemkab Tuban tetap memprioritaskan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) pada 2027. 

Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, sekitar 2.000 titik PJU. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemkab menyiapkan anggaran Rp 28,5 miliar. 

Rencana tersebut tercantum dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD Tuban 2027. Pemasangan PJU direncanakan tersebar di seluruh kecamatan.

Anggaran tersebut lebih besar dibandingkan alokasi program serupa pada 2025. Saat itu, Pemkab Tuban menargetkan pemasangan 2.000 unit PJU dengan anggaran sekitar Rp 26 miliar.

Baca Juga: Dana Transfer Pusat Turun Lagi, Ruang Fiskal Pemkab Tuban Makin Sempit

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Anthon Tri Laksono membenarkan rencana penambahan PJU pada 2027. ‘’Sudah disiapkan anggaran,’’ ujarnya.

Menurut Anthon, pemasangan PJU tetap menjadi prioritas karena masih terdapat sejumlah ruas jalan yang minim penerangan.

Kebutuhan penerangan jalan, kata dia, masih cukup besar meski ribuan unit PJU telah dipasang dalam beberapa tahun terakhir.

‘’Meski selama beberapa tahun terakhir ribuan unit PJU telah dipasang, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan tambahan penerangan,’’ ujarnya.

Anthon menyampaikan, lokasi pemasangan penerangan jalan umum belum dapat disampaikan secara rinci. Itu karena pemetaan titik pemasangan masih dalam pembahasan.

Jenis PJU yang akan dipasang pada 2027 juga masih sama seperti tahun sebelumnya. Lampu menggunakan jaringan listrik PLN dan tidak menggunakan tenaga surya. ‘’Karena untuk pembangunan tenaga surya ongkosnya lebih mahal, dan juga rawan hilang,’’ katanya.

Alokasi anggaran Rp 28,5 miliar, lanjut Anthon, disertai rincian kebutuhan dan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Menurut dia, pemasangan PJU akan terus dilakukan untuk memperluas penerangan jalan hingga wilayah pelosok. Penerangan yang memadai diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

‘’Keberadaan PJU juga agar bisa membantu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menekan potensi kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas,’’ pungkasnya. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban DLHP Merakurak