RADARTUBAN – Era baru pengembangan karir aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Tuban berdasar sistem merit telah dimulai. Sejak Selasa (6/10) lalu, sebanyak 850 pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti profiling ASN (Pro-ASN).
Proses pengumpulan, analisis, dan pemetaan informasi atau data berdasar potensi dan kompetensi masing-masing PNS itu dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (9/10) atau selama empat hari.
Bertempat di Gedung Assessment and Development Center BKPSDM Tuban, agenda profiling ASN ini bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca Juga: Sukses Digelar, SeduluRUN Bareng Mas Lindra Diharapkan Jadi Event Tahunan Tuban
Pada tahap awal ini, para peserta berasal dari guru, kepala sekolah, pengawas, tenaga kesehatan, serta pejabat struktural dan fungsional.
“Pro-ASN ini dilaksanakan untuk melihat potensi dan kompetensi masing-masing ASN,’’ ujar Bupati Aditya Halindra Faridzky usai meninjau kegiatan profiling ASN di hari pertama.
Ditegaskan Mas Lindra—sapaan akrab bupati, dengan adanya sistem merit, maka proses penempatan ASN tidak lagi berdasar usulan pimpinan, apalagi faktor like and dislike.
‘’Karena itu, kami meminta kepada setiap peserta untuk mengikuti profiling ini dengan jawaban dan kondisi yang sebenarnya,’’ pesannya. Sebab, dari kejujuran itulah potensi masing-masing ASN bisa dipetakan berdasar talenta dan kemampuan.
Lebih lanjut, Mas Lindra menyampaikan, kegiatan profiling ASN ini juga bagian dari mendukung proses pengisian jabatan berdasar manajemen talenta di lingkup Pemkab Tuban yang dimulai tahun ini. Termasuk pengisian jabatan struktural eselon II dan III.
Praktis, dengan adanya pemetaan potensi dan kompetensi tersebut, Pemkab Tuban memiliki gambaran yang lebih lengkap mengenai potensi ASN dari berbagai kelompok jabatan dan profesi.
Hasilnya menjadi salah satu bahan dalam penerapan manajemen talenta di Pemkab Tuban. (tok)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban