RADARTUBAN - Pemkab Tuban menyiapkan opsi pemanfaatan aset daerah untuk mengatasi persoalan lahan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Skema pinjam pakai menjadi salah satu solusi yang dipertimbangkan, terutama bagi koperasi di kawasan perkotaan dan desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai.
Tercatat, dari total 328 desa/kelurahan di 20 kecamatan Kabupaten Tuban, sebanyak 270 gerai KDKMP telah terbangun atau sekitar sekitar 82,32 persen.
Dengan demikian, masih terdapat 58 gerai yang belum memasuki tahap pembangunan. Kendala yang dihadapi masing-masing lokasi cukup beragam.
Dari jumlah tersebut, 16 lokasi terkendala lahan yang masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena membutuhkan pengurugan atau pembongkaran.
Kemudian, 25 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) belum memiliki lahan, sedangkan 17 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) juga menghadapi persoalan serupa.
Pemkab Siapkan Skema Pinjam Pakai
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan, persoalan keterbatasan lahan tidak boleh menghentikan pelaksanaan program tersebut.
Pemkab Tuban akan berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi atas kendala yang muncul di lapangan.
“Pasti semuanya akan kita lakukan komunikasi dengan baik, menggandeng seluruh pihak untuk memberikan solusi-solusi yang terbaik dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada,” ujar Mas Lindra usai Upacara HUT TNI ke-81 di Makodim 0811/Tuban.
Menurut dia, salah satu opsi yang dapat ditempuh adalah memanfaatkan aset milik Pemkab Tuban melalui mekanisme pinjam pakai.
Opsi tersebut terutama ditujukan bagi KDKMP di kawasan perkotaan yang tidak mempunyai lahan sendiri, tetapi berada di sekitar aset pemerintah daerah.
“Bisa jadi pinjam pakai atau bagaimana dan seterusnya, pasti akan kita komunikasikan,” tambahnya.
Lindra menekankan, pembangunan gerai koperasi tidak semata-mata mengejar keberadaan bangunan secara fisik.
Lebih dari itu, gerai yang dibangun diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa dan kelurahan secara merata.
Pendampingan Tetap Dilakukan
Lindra menilai persoalan lahan tersebut hanya terjadi di sebagian kecil lokasi.
Sementara itu, pelaksanaan pembangunan gerai KDKMP di sebagian besar wilayah lainnya dinilai telah berjalan dengan baik.
Di sisi lain, Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menyatakan pihaknya tetap berkomitmen memberikan pendampingan terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurut Galih, pengelola koperasi bersama pemerintah desa perlu terus memperkuat komunikasi untuk menyelesaikan berbagai kendala yang muncul.
Pihaknya juga masih memantau arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan program.
“Untuk pelaksanaannya masih menunggu. Kita masih monitor perintah dari pemerintah pusat bagaimana,” pungkas Galih. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban