RADARTUBAN — Tiga paket proyek rekonstruksi jalan lingkar selatan (JLS) Tuban senilai total Rp 36,9 miliar kembali dimenangkan rekanan asal Bojonegoro.
Dari tiga paket yang dibiayai melalui perubahan APBD (P-APBD) tersebut, tidak ada satupun yang dimenangkan oleh perusahaan konstruksi asal Tuban.
Ketiga paket itu meliputi Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Lingkar Tuban Paket IV senilai Rp 12,7 miliar, Paket V Rp 13,2 miliar, dan Paket VI Rp 10,9 miliar.
Berdasarkan hasil lelang, proses pengadaan pada dua paket bahkan hanya diikuti oleh satu peserta yang mengajukan penawaran. Sementara itu, pada Paket IV terdapat dua perusahaan yang memasukkan penawaran.
Baca Juga: Pemkab Anggarkan Rp 37,4 Miliar untuk Rekonstruksi JLS, Muncul Tambahan Anggaran di P-APBD
Pada Paket VI, dari 16 peserta lelang, hanya CV DR Jaya Teknik yang mengajukan penawaran.
Perusahaan asal Jalan Rajawali, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, itu menawar Rp 10,6 miliar dari pagu Rp 10,9 miliar dan langsung ditetapkan sebagai pemenang.
Kondisi serupa terjadi pada Paket V. Dari 15 peserta, hanya CV Brilliant Tujuh-Tujuh asal Sukorejo, Bojonegoro, yang mengajukan penawaran senilai Rp 12,7 miliar.
Adapun Paket IV dimenangkan CV Mecca Multi Teknik asal Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, dengan penawaran Rp 12,4 miliar. Pada paket ini, satu rekanan lain yakni CV Akrindo Jaya Abadi dinyatakan tidak lolos karena masa sewanya telah habis.
Kini, ketiga rekanan tersebut tinggal menunggu proses penandatanganan kontrak. “Minggu depan insyaallah P-APBD 2026 sudah ada yang berkontrak,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR PRKP) Tuban Agung Supriyadi kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Setelah kontrak diteken, pekerjaan fisik akan segera dimulai. Sementara itu, proyek rekonstruksi JLS dari APBD murni telah mendekati rampung dengan progres mencapai 96,80 persen.
Pembangunan ruas Merakurak-Jenu yang dimulai Juli lalu juga ditargetkan tuntas bulan ini dengan progres 89,90 persen.
Sebelumnya, proyek Rekonstruksi Jalan Ruas JLS Paket III dari APBD murni senilai Rp 7,9 miliar juga dimenangkan rekanan asal Bojonegoro, yakni CV Wahana Karya.
Sementara itu, Plt Kabag Unit Pengadaan Barang Jasa Setda Tuban Catur Gunawan Tri Utomo belum memberikan penjelasan terkait minimnya peserta lelang pada tiga paket tersebut. Konfirmasi melalui pesan singkat hingga berita ini ditulis belum direspons. (fud/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban