Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Harga Beras Merangkak Naik, Sampai Segini Kisaran Harganya di Pasaran

M. Mahfudz Muntaha • Selasa, 29 Agustus 2023 | 16:46 WIB
BERANGSUR NAIK: Salah satu pedagang beras di Pasar Pramuka Tuban. (M. Mahfudz Muntaha/Radar Tuban) Beberapa hari ini, harga beras merangkak naik.
BERANGSUR NAIK: Salah satu pedagang beras di Pasar Pramuka Tuban. (M. Mahfudz Muntaha/Radar Tuban) Beberapa hari ini, harga beras merangkak naik.

RADAR TUBAN – Hasil panen dan permintaan beras di Tuban dalam beberapa bulan terakhir disinyalir tidak seimbang. Efeknya, harga beras di beberapa pasar tradisional terpantau naik.

Di Pasar Baru Tuban, misalnya. Per kemarin (28/8), harga beras premium sudah di kisaran harga Rp 12.500 per kilogram dari sepekan sebelumnya di kisaran Rp 11.000.

Sedangkan beras medium, dari sebelumnya Rp 10.000 naik menjadi Rp 11.000 per kilogram.

Karno, salah satu pedagang beras di Pasar Baru Tuban mengemukakan, beberapa pekan terakhir ini pasokan beras yang diterima berku rang dari pasokan normal. Yang biasanya, mendapatkan stok 5-7 ton per hari, kini da lam dua hari hanya mendapat jatah lebih kurang 2 ton.

‘’Alasannya, karena dari penggilingan tidak banyak menerima beras dari petani,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Senada disampaikan Minarni, pedagang beras di Pasar Pramuka. Dalam beberapa hari terakhir ini, pasokan beras yang diterima juga berkurang. Karenanya, wajar harga beras merangkak naik. Sebab, antara supply and demand tidak seimbang.

‘’Saat ini, harga beras leran kelas premium naik dari sebelumnya Rp 12.500 menjadi Rp 13.000. Sedangkan beras teratai dari Rp 14.000 menjadi Rp 14.500 per kilogram. Rata-rata naik Rp 500 per kilogram,’’ ujarnya.

Namun, ihwal penyebab pastinya kenaikan harga beras tersebut, Minarni mengaku kurang tahu. Yang jelas, kata dia, pasokan yang di terima berkurang.

‘’Untuk penyebab pastinya saya kurang paham,’’ tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Per dagangan (Diskop UKM Perdag) Tuban Agus Wijaya mengatakan, naiknya harga bahan pokok khususnya beras dipengaruhi banyak hal. Satu di antaranya, yakni hasil panen yang minim.

‘’Banyak sawah yang mengalami puso akibat dampak elnino. Sehingga stok beras semakin menipis,’’ bebernya.

Karena yang menjadi soal adalah hasil panen yang disebabkan pengaruh cuaca, sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

‘’Masalah ini merata dan terjadi hampir di semua daerah,’’ pungkasnya. (fud/tok)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#harga beras #beras naik