Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Investor Puas dengan Kinerja Ganjar, Kebijakannya yang Pro-Investor Bekal untuk Memajukan Bangsa

Dwi Setiyawan • Kamis, 21 September 2023 | 13:35 WIB
Ganjar Pranowo bersama para pengusaha pada ajang Investor Dinner, Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2023 di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur, Magelang, Senin (21/8).
Ganjar Pranowo bersama para pengusaha pada ajang Investor Dinner, Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2023 di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur, Magelang, Senin (21/8).

RADARTUBAN.COM-Jalinan kerja sama yang padu antara pemerintah daerah dan pelaku usaha sangat diperlukan untuk melahirkan berbagai inovasi tata kelola pemerintahan.

Itu karena kebijakan yang pro-investor, seperti kemudahan perizinan, kepastian hukum, hingga kondusivitas wilayah diperlukan untuk menunjang pengembangan ekonomi daerah.

Seperti halnya Christophe Piganiol, investor asal Swiss. Dia yang mengaku puas dengan kinerja pelayanan investasi di Jawa Tengah selama pemerintahan gubernur Ganjar Pranowo.
Presiden Direktur Anugerah Pharmarindo Lestari, Ungaran, itu bahkan berani menambah investasi karena melihat keseriusan Pemprov Jateng.


‘’Kami lihat potensi, kemudian fasilitas, kualitas pekerja yang bagus, dan lokasinya dekat dengan jalan tol baru, sangat optimal untuk melayani kebutuhan warga terkait alat-alat kesehatan,” ujarnya pada ajang Investor Dinner, Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2023 di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur, Magelang, Senin (21/8) malam.


Dia mengungkapkan, selama berinvestasi di Jateng, pemerintah kerap kali hadir untuk memberikan layanan prima.

Selain itu, komunikasi juga terjalin sangat intens. ‘’Tentu ketika ingin investasi di Jateng, kita harus paham dan mencari orang yang bertanggung jawab. Nah, di sini pemerintahnya sangat membantu dan komunikasinya bagus,” ujarnya.

Perusahaan Christophe menandatangani kesepakatan pembangunan fasilitas pabrik senilai Rp 11,75 miliar yang menyerap 354 pekerja.

”Kami di sini on budget dan on time, sehingga kami menginvestasikan lebih banyak di bidang alat kesehatan,” tuturnya.

Kedekatan dengan para pengusaha terlihat saat mereka menggelar farewell meet up bersama Ganjar Pranowo yang telah purnatugas sebagai gubernur Jawa Tengah.
Acara di Hotel Syailendra, Kota Semarang, Kamis (7/9) malam itu berlangsung meriah, dipandu komedian kondang Cak Lontong.


Lebih dari 90 menit, pria berambut putih itu menceritakan pengalamannya memimpin Jawa Tengah.

Antara lain, terkait pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perizinan investasi, hingga penegakan hukum.

‘’Kawan-kawan pengusaha ini banyak memberi masukan pada periode pertama saya jadi gubernur,” kata Ganjar Pranowo.

Dia kemudian mengingatkan masa-masa berjuang menyelamatkan ekonomi saat pandemi Covid-19.

Melalui Lapak Ganjar, dia memanfaatkan akun Instagram-nya yang memiliki jutaan follower itu untuk mempromosikan produk-produk UMKM secara gratis.

”Sehingga saat pandemi Covid-19 mampu pengendalian inflasi cukup bagus, masuk tiga besar,” jelasnya.


Mantan anggota DPR RI itu juga menyampaikan pentingnya penegakan hukum. Terutama terhadap tindakan korupsi.

”Saat kali pertama menjabat gubernur, hasil riset masih ada pungli dan tata kelola pemerintahan yang belum transparan. Akhirnya, muncul tagline Ojo Korupsi Ojo Ngapusi. Dan, itu saya beri contoh sebagai komitmen,” tegasnya.


Salahudin, salah satu pengusaha di Tuban berharap kebijakan Ganjar Pranowo yang pro-investor sangat penting untuk menjadi bekal bagi kemajuan bangsa.

‘’Kami menunggu kiprah beliau (Ganjar) kalau diberi amanah rakyat untuk memimpin republik ini,’’ ujarnya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#pemerintah daerah dan pelaku usaha #ekonomi #UMKM #Lapak Ganjar #Jalinan kerja sama #ganjar pranowo #Investor Puas dengan Kinerja Ganjar