Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Indonesia Kebanjiran Produk yang Dijual Murah, Menkop: UMKM Sulit Bersaing

Dwi Setiyawan • Rabu, 4 Oktober 2023 | 16:33 WIB
Teten Masduki (Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah) Terkait Penutupan Tiktok Shop
Teten Masduki (Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah) Terkait Penutupan Tiktok Shop

RADARTUBAN-Barang-barang yang dijual di bawah harga pokok penjualan (HPP) di e-commerce berasal dari barang impor ilegal dan hasil dumping yang diimpor dari China.
Fakta tersebut dibeberkan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki.


Dia mengungkapkan, produk lokal dari industri maupun UMKM dalam negeri sulit bersaing dengan produk-produk murah dari China yang dijual di bawah HPP.


"Kami udah bahas kenapa di platform online itu banyak sekali barang murah yang dijual di bawah HPP, kemungkinan dua hal. Satu, barang tersebut dari negaranya sudah didumping," kata Teten saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/10), sebagaimana dikutip dari Antara.

 

Teten menilai perekonomian China saat ini sedang melemah. Meski demikian, produksi manufaktur harus terus berjalan.

Untuk mengeluarkan barang tersebut dari China, Indonesia menjadi negara sasaran barang dumping atau dijual lebih murah dari harga pasaran di negara setempat.

Teten juga mengindikasi banyak produk China masuk ke Indonesia secara ilegal.

Hal tersebut terlihat dari data jumlah ekspor barang-barang China ke tanah air yang lebih besar dari catatan impor barang China yang masuk ke Indonesia.

"Artinya ada yang tidak tercatat di data impor kita. Di data ekspor Chinanya ada, lebih besar, di kita dicatatnya lebih kecil, berarti kan ada yang ilegal," kata menteri asal Garut, Jabar itu.


Teten menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan menteri perdagangan, menteri keuangan, Kapolri untuk merumuskan tindakan mencegah masuknya produk impor murah dari China.

Tindakan tersebut bisa berupa revisi kebijakan importasi maupun penindakan oleh aparat penegak hukum di lapangan.

"Jumat kami disuruh Pak Presiden untuk segera merumuskan tindakan, jadi hampir sama reportnya, Pak Mendag, Menkeu, Kapolri, juga dari kami, dari Pak Menko (perekonomian) mengindikasi memang banyak barang masuk ke Indonesia tapi tidak dilaporkan," kata Teten.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#HPP #Menkop #UMKM #teten masduki #produk impor #e commerce