Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Saham Emtek Melesat 220 persen – Portofolio Anthoni Salim Jadi Magnet Bursa!

Tulus Widodo • Rabu, 1 Oktober 2025 | 21:39 WIB
Nama besar Anthoni Salim dan sentimen sektor digital bikin EMTK jadi “superstar” bursa.
Nama besar Anthoni Salim dan sentimen sektor digital bikin EMTK jadi “superstar” bursa.

RADARTUBAN – Nama besar Anthoni Salim ternyata masih jadi magnet di bursa.

Saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) alias Emtek — salah satu emiten portofolio grupnya — mendadak melejit gila-gilaan.

Pada akhir sesi I perdagangan Rabu (1/10), saham EMTK melonjak 23,51 persen ke harga Rp 1.550 per lembar.

Transaksinya pun fantastis: 347,19 juta saham berpindah tangan dalam 35.174 kali transaksi senilai Rp 496,64 miliar.

Investor kompak memborong. Data Stockbit Sekuritas mencatat, net buy EMTK tembus Rp 138,6 miliar, jadi yang ketiga terbesar di bursa setelah BUMI dan BRMS.

Padahal dua hari sebelumnya (29–30 September), saham ini masih berdarah merah.

Baca Juga: Saham BBCA Diskon Gede, CLSA Bilang Outperform dan Targetkan Harganya Segini

Terbang 220 persen dalam Tiga Bulan

Yang bikin investor tercengang, dalam tiga bulan terakhir saham EMTK sudah terbang 220,25 persen.

Padahal sebelumnya nyaris tak dilirik. Kenaikan ekstrem ini bikin EMTK mendadak jadi salah satu “superstar” lantai bursa, memicu euforia investor ritel maupun institusi.

Sebagai catatan, Emtek merupakan emiten dengan penerima manfaat akhir Eddy K Sariaatmadja.

Anthoni Salim sendiri menggenggam 8,96 persen saham EMTK per 31 Agustus 2025.

Jumlah pemegang sahamnya juga membengkak jadi 42.115 pihak di akhir Agustus, melonjak 6.082 pihak dibanding bulan sebelumnya yang hanya 36.033 pemegang saham.

Investor ritel jelas makin banyak yang “nyerbu”.

Target Baru: Rp 1.700?

Phintraco Sekuritas menyebut target harga keduanya di Rp 1.500 sudah tergapai.

Broker itu kini membidik target ketiga saham Emtek di Rp 1.700 per lembar.

Dengan volatilitas setinggi ini, wajar jika banyak trader berebut “ikut pesta” meski risiko koreksi juga mengintai.

Magnet Salim Group

Lonjakan EMTK tak lepas dari aura Salim Group. Nama Anthoni Salim jadi daya tarik tersendiri di mata investor.

Meski Emtek lebih dikenal sebagai kerajaan media dan teknologi di bawah Eddy Sariaatmadja, kepemilikan Salim bikin emiten ini punya sentimen premium.

Kombinasi sektor digital, jaringan media, plus investor kakap membuat saham EMTK jadi salah satu cerita paling seksi di lantai bursa 2025.

Pertanyaannya kini: ini sinyal rally berlanjut atau justru puncak euforia? Dengan kenaikan 220 persen dalam 3 bulan, wajar jika investor mulai waspada sambil terus mengintip arah gerak “big money”. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Salim Group #investor #BRMS #Saham EMTK #bursa #bumi #emtek #PT Elang Mahkota Teknologi #EMTK #anthoni salim