Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Saham CUAN Meledak, Investor Lama Kabur! Ada Apa di Balik Manuver Prajogo Pangestu?

Tulus Widodo • Selasa, 7 Oktober 2025 | 23:08 WIB
Saham CUAN kembali meledak di awal pekan. Prajogo Pangestu kembali jadi magnet di bursa.
Saham CUAN kembali meledak di awal pekan. Prajogo Pangestu kembali jadi magnet di bursa.

RADARTUBAN – Nama Prajogo Pangestu kembali jadi magnet di bursa.

Kali ini lewat emiten tambang batu bara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang sahamnya kembali meledak di awal pekan.

Pada sesi I perdagangan Selasa (7/10), saham CUAN menanjak 21,90 persen ke level Rp 2.170 per saham.

Volume transaksi menggila — 115.435 kali perdagangan dengan nilai mencapai Rp 1,5 triliun.

Rentang harga pun lebar, bermain di kisaran Rp 1.815 hingga Rp 2.180.

Kenaikan ini menandai reli dua hari beruntun. Sebelumnya, Senin (6/10), saham CUAN sudah lebih dulu melesat 11,25 persen.

Padahal, tiga hari perdagangan sebelumnya saham ini sempat dua kali merah dan sekali stagnan.

Anomali CUAN: Saham Naik, Pemegangnya Justru Menyusut!

Yang menarik (dan agak aneh), kenaikan CUAN justru terjadi ketika jumlah pemegang sahamnya menyusut tajam.

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat per 30 September 2025, pemegang saham CUAN tinggal 92.441 pihak, turun drastis dari 105.097 pihak pada akhir Agustus.

Artinya, ada 12.656 investor yang hengkang, tapi harga malah terbang.

Beberapa analis menilai ini sebagai sinyal “distribusi terbalik” — di mana investor besar bisa saja kembali mengakumulasi di tengah penurunan jumlah pemegang saham ritel.

“Fenomena ini bisa jadi cermin kalau CUAN sedang ‘dibersihkan’. Ketika tangan-tangan lemah keluar, pemain besar mulai masuk,” ujar salah satu analis pasar yang enggan disebutkan namanya.

Target Baru : Rp 2.200 dan Bisa Lebih!

Phintraco Sekuritas dalam catatannya menyebut target teknikal CUAN di harga Rp 2.000 sudah tembus, dan kini mengerek proyeksi ke Rp 2.200 sebagai target ketiga.

Secara teknikal, pola bullish continuation masih terbuka, apalagi jika saham mampu bertahan di atas area support Rp 2.000.

Namun, sejumlah analis memperingatkan potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek.

Valuasi CUAN sudah mulai “overheat” setelah kenaikan dua digit berturut-turut.

“Kalau momentum ini terus didorong tanpa jeda konsolidasi, bisa muncul koreksi cepat. Tapi selama volume tinggi dan minat beli masih besar, tren masih kuat,” tulis laporan teknikal tersebut.

CUAN Jadi Amunisi Baru Konglomerasi Prajogo?

Kenaikan saham CUAN juga memperkuat spekulasi pasar bahwa Prajogo Pangestu tengah merapikan portofolio energinya.

Setelah sukses lewat Barito Renewables (BREN) di energi hijau, CUAN kini di posisi strategis sebagai kuda hitam sektor tambang batubara dan mineral.

“Prajogo ini bermain dua kaki – hijau lewat BREN, hitam lewat CUAN. Keduanya punya timing pasar yang tepat. Ketika energi fosil masih dibutuhkan, CUAN tetap jadi mesin uang,” ujar analis pasar modal senior di Jakarta.

Di bursa, CUAN kini menjadi salah satu saham paling aktif dan paling spekulatif di kelompok konglomerasi Prajogo.

Banyak investor ritel menyebutnya “kode paling panas di lantai bursa”. (*)

Editor : Amin Fauzie
#saham CUAN #prajogo pangestu #investor ritel #BREN #sektor tambang