RADARTUBAN – Bursa saham domestik kembali bergemuruh. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menanjak tajam 1,84 persen ke level 8.238,084 pada perdagangan Selasa (21/10).
Kenaikan ini menandai salah satu reli harian terbesar bulan ini dan membawa indeks mendekati rekor tertingginya di 8.288 poin.
Motor utama reli tersebut datang dari trio bank raksasa — BBCA, BBRI, dan BMRI — yang mendominasi kapitalisasi pasar dan menarik arus beli asing cukup deras.
Saham BBCA menjadi bintang utama dengan lonjakan 7,6 persen ke level Rp 8.475 per saham. Nilai transaksi bank swasta tersebut menembus Rp 4,4 triliun.
Tak mau ketinggalan, BBRI dan BMRI juga mencatatkan transaksi perdagangan cukup tinggi, masing-masing mencapai Rp 1,1 triliun dan Rp 1 triliun.
Trio bank pelat merah dan swasta ini menguasai panggung bursa, menyumbang porsi terbesar dari total perdagangan di BEI yang hari ini menembus Rp 22 triliun.
Baca Juga: Emas Cetak Rekor, BBCA Justru Babak Belur Dana Asing Kabur Rp 31 Triliun, Apa yang Sedang Terjadi?
Sentimen Positif Menguat
Dari data RTI Business, volume transaksi harian menembus 31,19 miliar saham dengan nilai Rp 22,04 triliun. Sebanyak 447 saham naik, 232 saham turun, dan 135 stagnan.
Aktivitas transaksi juga terbilang tinggi, mencapai 2,29 juta kali dalam sehari — menandakan kuatnya sentimen positif di pasar.
Analis menilai reli perbankan besar ini bukan sekadar euforia, melainkan refleksi dari optimisme terhadap kinerja keuangan kuartal ketiga yang diyakini masih solid.
“Bank-bank besar kembali jadi magnet karena fundamentalnya kuat dan likuiditas investor sedang berlimpah,” ujar seorang analis pasar modal di Jakarta.
Uji Level 8.288 Poin
Secara teknikal, IHSG kini berada di jalur bullish jangka menengah dengan kenaikan 26,53 persen dalam 6 bulan terakhir dan 16,36 persen secara year-to-date (YTD).
Level 8.288 poin kini menjadi target psikologis berikutnya yang berpotensi ditembus dalam waktu dekat bila tren beli tetap terjaga.
Kombinasi optimisme domestik, arus modal asing yang kembali masuk, dan reli saham-saham bank besar membuat pasar modal Indonesia kembali bersinar setelah pekan sebelumnya tertekan aksi ambil untung.
Jika reli ini berlanjut, tak menutup kemungkinan IHSG akan menorehkan rekor baru sebelum akhir Oktober — dengan BBCA, BBRI, dan BMRI tetap menjadi “mesin utama” penggerak bursa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni