Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenal Frugal Living: Bukan Pelit, Ini Jurus Jitu Bagi Generasi Muda Capai Kebebasan Finansial

Erlina Alfira Qurrotu Aini • Minggu, 9 November 2025 | 02:35 WIB

 

Ilustrasi menyisihkan uang untuk hidup frugal living
Ilustrasi menyisihkan uang untuk hidup frugal living

RADARTUBAN - Gaya hidup frugal living menjadi topik yang menarik perhatian, khususnya generasi muda perkotaan yang ingin mencapai kebebasan finansial.

Frugal living adalah sebuah metode hidup hemat dan sederhana yang fokus pada pengelolaan keuangan secara bijaksana, menghindari pengeluaran tidak perlu, dan memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan.

Riana Mahilda, seorang Senior Product Development Officer di Fast8 Group mengenalkan tentang gaya hidup hemat frugal living dalam sebuah podcast WLTalks di kanal YouTube Worklife by Payuung.

Berbeda dengan gaya hidup minimalis yang lebih menekankan pada hubungan emosional dengan barang, frugal living mencakup cara berpikir dan bertindak hemat secara luas untuk membantu seseorang mencapai tujuan finansial, terutama menuju kebebasan finansial (Financial Independence).

“Financial independence bukan sesuatu yang instan, tapi sebuah proses berkelanjutan,” ungkap Riana, menekankan bahwa perjalanan menuju kebebasan finansial membutuhkan waktu dan komitmen.

Penerapan frugal living tidak harus berarti meniadakan kesenangan hidup, melainkan memilih dengan cermat pengeluaran yang benar-benar diperlukan dan memberikan nilai.

Metode ini dapat diaplikasikan secara berkelanjutan, dengan penyesuaian sesuai kondisi masing-masing individu.

Dengan disiplin menabung dan mengelola pengeluaran, seseorang bisa mempercepat pencapaian target keuangan seperti dana darurat, dana pensiun, maupun investasi.

Tantangannya tetap ada, termasuk godaan konsumtif, tekanan sosial, dan kebiasaan lama yang sulit diubah.

Namun, dengan niat kuat dan kesadaran finansial, proses perubahan gaya hidup ini bisa berjalan dan menjadi kebiasaan positif.

Kunci keberhasilannya dimulai dari melakukan financial check-up secara rutin, memahami kondisi keuangan pribadi secara menyeluruh, dan menetapkan tujuan finansial yang jelas.

Investasi yang cocok dengan prinsip frugal living adalah dengan risiko rendah dan likuiditas tinggi (mudah dicairkan), seperti Surat Berharga Negara (SBN), reksa dana pasar uang, atau deposito yang mudah dicairkan.

Investasi ini harus disesuaikan dengan tujuan keuangan, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang, agar hasilnya optimal dan tetap sejalan dengan gaya hidup hemat.

Penerapan frugal living bukan hanya tentang seberapa banyak kita bisa menabung.

Tetapi merupakan sebuah perjalanan pembenahan diri yang tidak hanya tentang menabung, namun juga mengubah pola pikir dan perilaku keuangan secara fundamental.

Dengan gaya hidup ini, tidak hanya menjaga keuangan tetap sehat, tetapi juga mempersiapkan masa depan dengan nyaman tanpa hutang yang memberatkan keluarga turun-temurun.

“Semoga makin banyak generasi muda yang mulai menyadari pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak sehingga tercipta kehidupan sejahtera dan mandiri secara finansial,” harapnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#mengelola keuangan #gaya hidup #Frugal Living #bebas utang #kebebasan finansial #hemat