Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

BRI Hadirkan 720 UMKM Binaan di Festival, Bukti Komitmen Naikkan Kelas Pelaku Usaha

Ardian Ananto • Minggu, 9 November 2025 | 16:44 WIB

Festival Kemudahan Usaha Mikro 2025 di Tangerang diikuti 1.200 pelaku usaha, termasuk 720 UMKM binaan BRI. KUR BRI sudah disalurkan Rp 130,2 triliun.
Festival Kemudahan Usaha Mikro 2025 di Tangerang diikuti 1.200 pelaku usaha, termasuk 720 UMKM binaan BRI. KUR BRI sudah disalurkan Rp 130,2 triliun.

RADARTUBAN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan, BRI terus memberikan dukungan nyata agar para pengusaha UMKM dapat berkembang dan naik kelas.

Salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut adalah partisipasi 720 pengusaha UMKM binaan BRI dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dan melibatkan total 1.200 pelaku usaha mikro dari berbagai wilayah dan latar belakang usaha.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menaikkan kelas UMKM sekaligus menjamin keberlangsungan usaha mereka melalui pelatihan, perizinan, pembiayaan, hingga literasi keuangan.

Baca Juga: Sinergi Inovasi dan Tradisi, BRI Bantu UMKM Erildya Cemilan Family Naik Kelas Lewat BRIncubator

“Pemerintah melalui Kementerian UMKM terus berupaya menghadirkan berbagai program nyata untuk memperkuat sektor usaha mikro. Salah satu langkah konkret adalah menghadirkan layanan terpadu dalam festival ini agar pelaku UMKM dapat langsung mengakses berbagai fasilitas yang dibutuhkan,” ujarnya.

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro merupakan pusat layanan terpadu yang memudahkan pelaku usaha mikro mengakses legalitas, perlindungan hukum, dan fasilitas pemerintah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Diselenggarakan di berbagai daerah, festival ini telah melibatkan ribuan pelaku usaha mikro yang selama ini menjalankan usahanya dengan berbagai keterbatasan.

Manfaat festival ini sangat nyata bagi pengusaha UMKM, seperti kemudahan memperoleh legalitas usaha, perlindungan merek dan produk, peningkatan daya saing, kepercayaan konsumen yang lebih tinggi, akses pembiayaan, serta peluang kemitraan dan ekspor.

Dengan semakin banyaknya pelaku usaha mikro yang mendapatkan legalitas dan pendampingan, UMKM Indonesia diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berdaya saing secara berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

Dalam ajang ini, BRI turut menghadirkan para pelaku UMKM binaan untuk tampil dan memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat.

Tidak hanya sebagai ajang promosi, festival ini juga menjadi wadah edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan yang mendorong pelaku usaha untuk terus tumbuh secara berkelanjutan.

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa BRI terus memperkuat ekosistem pembiayaan mikro dengan dukungan teknologi, edukasi, serta kemudahan akses layanan perbankan.

Melalui keikutsertaan UMKM binaan dalam festival ini, BRI berharap dapat membangun ekosistem usaha mikro yang kuat, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Sebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama rakyat, BRI konsisten menjadi rumah besar bagi pengusaha UMKM. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha, sekecil apa pun, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan naik kelas,” ujarnya.

Baca Juga: Dari Kegagalan Jadi Kesuksesan, UMKM Tekstil Ramah Lingkungan Asal Bekasi Ini Tumbuh Bersama BRI

Akhmad menjelaskan bahwa hingga September 2025, BRI mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur, atau setara 74,40 persen dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp175 triliun.

Penyaluran KUR BRI hingga akhir September 2025 didominasi sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi 64,31 persen dari total penyaluran.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp58,37 triliun atau 44,83 persen dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI.

Capaian ini menjadi bukti komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Program KUR BRI bukan sekadar pembiayaan, tetapi juga sarana pemberdayaan.

Melalui pendampingan usaha, pelatihan digital, dan integrasi ke dalam ekosistem, BRI berupaya agar UMKM tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mendapatkan nilai tambah dalam kapasitas usaha dan literasi keuangan.

“Kami berkomitmen terus hadir sebagai mitra utama bagi pelaku usaha mikro dengan menyediakan akses pembiayaan yang mudah, perlindungan dari risiko usaha melalui asuransi mikro, serta mendorong transformasi digital agar UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas,” imbuhnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#BRI #kur #tangerang #UMKM #Kolaborasi #Festival