Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Di Tengah Konflik Timur Tengah, Bitcoin Melonjak ke Level 73 Ribu Dollar AS

Ika Nur Jannah • Kamis, 5 Maret 2026 | 21:05 WIB

harga Bitcoin bangkit ke 73.000 Dollar As
harga Bitcoin bangkit ke 73.000 Dollar As

RADARTUBAN - Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat tajam, menembus level 73.000 dollar AS pada Rabu (4/3), di tengah eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu volatilitas pasar global.

Lonjakan ini didorong arus dana deras ke produk exchange-traded fund (ETF) kripto serta persepsi investor yang semakin melihat BTC sebagai aset lindung nilai.

Arus Dana ETF Kripto Mengalir Deras

Penguatan BTC mencapai sekitar 8 persen dalam sepekan terakhir, menyentuh puncak satu bulan di atas 73.000 dollar AS.

Data perdagangan mencatat lebih dari 680 juta dollar AS mengalir ke ETF spot Bitcoin pada Senin dan Selasa kemarin, mencerminkan minat kuat dari investor institusi.

Baca Juga: Gejolak Timur Tengah, Bitcoin Anjlok 6 Persen Usai Serangan Israel ke Iran

Analis Sebut Bitcoin Kini Dipandang Aset Lindung Nilai

Analis Puck, salah satu pendiri Bureau, menilai aliran dana ini bukan sekadar short squeeze, melainkan sinyal bahwa Bitcoin kini dipandang sebagai pelindung dari krisis geopolitik dan ancaman inflasi akibat lonjakan harga minyak.

Konflik Timur Tengah Picu Volatilitas Pasar

Ketegangan di Timur Tengah, termasuk serangan AS dan Israel terhadap Iran, sempat menekan BTC ke kisaran 63.000 dollar AS.

Namun, aset kripto ini pulih cepat dengan kenaikan 11 persen dalam lima hari akhir, sementara Ethereum (ETH) naik serupa ke sekitar 2.150 dollar AS.

Sentimen Positif Datang dari Regulasi Kripto AS

Kepala aset digital Fundstrat, Sean Farrell, menyebut ketahanan kripto di tengah pelemahan saham dan volatilitas tinggi membuka peluang reli lebih lanjut.

Pernyataan Presiden Donald Trump yang mendukung negosiasi cepat terkait regulasi kripto di AS turut menggeliatkan sentimen positif.

Eskalasi konflik memicu kekhawatiran inflasi global, mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti Bitcoin ketimbang emas.

Meski begitu, analis menekankan pentingnya manajemen risiko di tengah fluktuasi ekstrem ini. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#as #etf #timur tengah #harga bitcoin #pasar global