RADARTUBAN – Pemkab Tuban menjamin dan memastikan bahwa ketersediaan komoditas bahan pokok di Bumi Ronggolawe dalam kondisi aman hingga Lebaran.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk santuy. Berbelanja sesuai kebutuhan saja. Tidak perlu panic buying. Sebab, perilaku panik dengan memborong banyak kebutuhan bahan pokok secara berlebihan malah akan menimbulkan ketidakstabilan harga.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Tuban Handrijanto.
Dia menegaskan bahwa berdasar hasil pemantauan dan koordinasi dengan distributor, serta instansi terkait, komoditas bahan pokok maupun bahan pangan lainnya di wilayah Tuban dalam kondisi aman dan tersedia.
‘’Jadi tidak perlu panik,’’ katanya.
Antok—sapaan akrab Handrijanto—mengatakan bahwa Pemkab Tuban bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) dan instansi terkait terus melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun modern.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi daerah, khususnya pada momentum meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga, Pemkab Tuban juga menggelar Pasar Murah Ramadan 2026 pada 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. (tok)
Editor : Yudha Satria Aditama