Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Inilah 10 Perusahaan Terbesar Asia Tenggara 2026: DBS Singapura Puncaki Daftar, BCA Jadi Wakil Indonesia

Tulus Widodo • Kamis, 12 Maret 2026 | 18:53 WIB

Ilustrasi gedung BCA
Ilustrasi gedung BCA

RADARTUBAN - Dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian ternyata tidak menghalangi perusahaan-perusahaan besar di Asia Tenggara untuk terus memperkuat nilai pasarnya. 

Data terbaru menunjukkan sejumlah korporasi kawasan justru berhasil mempertahankan bahkan meningkatkan kapitalisasi pasar mereka.

Berdasarkan data CompaniesMarketCap per 10 Maret 2026 yang dilansir dari wartaekonomi.co.id, perusahaan perbankan asal Singapura, DBS Group, menempati posisi teratas sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Asia Tenggara.

Nilai pasar DBS tercatat mencapai US$ 123,85 miliar, menegaskan dominasi sektor perbankan dalam lanskap ekonomi kawasan.

Baca Juga: Cara Tukar Uang Baru di BCA, Persiapan untuk Lebaran Hari Raya Idul Fitri

Dominasi Perbankan Regional

Dalam daftar tersebut, sektor keuangan tampil sebagai kekuatan utama yang mendominasi kapitalisasi pasar terbesar di Asia Tenggara. Selain DBS, beberapa bank besar lain juga masuk jajaran teratas.

Posisi kedua ditempati perusahaan teknologi asal Thailand, Delta Electronics, dengan kapitalisasi pasar US$ 99,88 miliar. 

Sementara posisi ketiga diisi oleh bank asal Singapura, OCBC Bank, dengan nilai pasar US$ 73,57 miliar.

Dominasi Singapura semakin terlihat karena sejumlah bank besar negara tersebut juga berada dalam daftar.

Selain DBS dan OCBC, ada United Overseas. Bank yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 47,14 miliar.

Dari Malaysia, Maybank turut masuk daftar dengan kapitalisasi pasar US$ 40,59 miliar.

Fakta ini menegaskan bahwa sektor perbankan masih menjadi tulang punggung kekuatan korporasi di Asia Tenggara.

Indonesia Diwakili BCA

Indonesia sendiri memiliki satu wakil dalam daftar tersebut, yakni Bank Central Asia atau BCA.

Bank swasta terbesar di Indonesia itu menempati posisi keenam dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 50,21 miliar.

Keberadaan BCA di daftar ini menunjukkan daya saing perusahaan Indonesia di level regional, meski jumlahnya masih terbatas dibanding Singapura yang mendominasi daftar.

Baca Juga: Tiga Mesin Uang BCA Siap Ngebut, Buyback Triliunan dan Dividen Naik? Ini Kata Analis!

Teknologi dan Telekomunikasi Ikut Menguat

Selain sektor keuangan, beberapa perusahaan teknologi dan telekomunikasi juga berhasil masuk daftar perusahaan terbesar di Asia Tenggara.

Perusahaan digital berbasis Singapura, Sea Limited, berada di posisi kelima dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 53,34 miliar.

Sementara perusahaan telekomunikasi Singapura Singtel mencatat nilai pasar sekitar US$ 65,01 miliar.

Dari Thailand, operator telekomunikasi Advanced Info Service juga masuk daftar dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 34,13 miliar.

Vietnam Ikut Menunjukkan Kekuatan

Menariknya, Vietnam juga berhasil menempatkan satu perwakilan melalui konglomerasi Vingroup.

Perusahaan milik taipan Vietnam itu memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 40,05 miliar, menempatkannya di posisi kesembilan dalam daftar perusahaan terbesar Asia Tenggara.

Kehadiran Vingroup menandakan pertumbuhan ekonomi Vietnam yang semakin diperhitungkan di kawasan.

Daftar 10 Perusahaan Terbesar Asia Tenggara (10 Maret 2026)

1. DBS Group — US$ 123,85 miliar

2. Delta Electronics — US$ 99,88 miliar

3. OCBC Bank — US$ 73,57 miliar

4. Singtel — US$ 65,01 miliar

5. Sea Limited — US$ 53,34 miliar

6. Bank Central Asia — US$ 50,21 miliar

7. United Overseas Bank — US$ 47,14 miliar

8. Maybank — US$ 40,59 miliar

9. Vingroup — US$ 40,05 miliar

10. Advanced Info Service — US$ 34,13 miliar

Cermin Peta Kekuatan Ekonomi Kawasan

Daftar ini sekaligus menjadi gambaran peta kekuatan ekonomi Asia Tenggara saat ini. 

Singapura masih menjadi pusat kekuatan korporasi regional, terutama di sektor keuangan.

Sementara itu, negara lain seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam mulai menunjukkan daya saing melalui perusahaan-perusahaan besar yang semakin berkembang.

Jika tren pertumbuhan ekonomi kawasan terus berlanjut, bukan tidak mungkin komposisi daftar perusahaan terbesar di Asia Tenggara akan semakin dinamis dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#asia tenggara #Sea Limited #bca #singapura #DBS